Jum'at, 17 Agustus 2018 12:00

Rapat Paripurna Istimewa Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka Peringatan HUT Ke-73 RI Tahun 2018

Tanjungpandan - DPRD Kabupaten Belitung menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan bersama pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia pada Kamis (16/8).

 

Rapat Paripurna Istimewa dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Taufik Rizani dan turut dihadiri Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S.Sos, Wakil Bupati Belitung, Drs. Erwandi A. Rani, Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Karyadi Sahminan, S.E, M.A.P, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Belitung, Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Kepala Dinas/Instansi di lingkungan Pemkab Belitung, tokoh masyarakat, tokoh agama serta undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya, Taufik mengajak untuk senantiasa bersyukur atas kemerdekaan RI yang tahun ini mengijak usia ke-73 tahun. ‘’Kita harus bersatu padu dalam perbedaan untuk mewujudkan tujuan dan cita cita bersama. Hilangkan perbedaan yang menjadi penghalang diantara kita untuk kemajuan bangsa di masa mendatang’’, jelasnya.

 

Sementara itu, berkenaan dengan agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI, sejak pukul 10.00 WIB Ruang Sidang DPRD Kabupaten Belitung sudah penuh dengan tamu undangan yang hendak mendengarkan pidato bersama-sama. Saat pidato dimulai, suasana begitu khidmat. Semua tertuju pada layar proyektor, dimana siaran pidato Kenegaraan Presiden RI berlangsung secara live dari di Kompleks Parlemen, Senayan.

 

Penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden RI merupakan acara tahunan yang dilaksanakan setiap tanggal 16 Agustus. Adapun Pidato Kenegaraan Presiden RI terbagi atas 3 agenda yakni:

  1. Pidato Presiden RI dalam Sidang tahunan MPR RI tahun 2018.
  2. Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT ke-73 Kemerdekaan RI tahun 2018.
  3. Pidato Presiden RI dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2019 berserta Nota Keuangannya dan dokumen pendukungnya pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa sidang I DPR RI tahun 2018-2019.

Presiden RI, Joko Widodo, dalam pidato kenegaraan, menyampaikan peringatan HUT RI ke 73, menjadi, momentum untuk menguatkan kembali persatuan dan keutuhan sebagai satu bangsa. Manusia Indonesia disiapkan untuk menjadi manusia unggul menghadapi masa depan yang semakin kompetitif. Momentum hari kemerdekaan, harus dijadikan sebagai pengingat bagi rakyat Indonesia, khususnya pemangku jabatan di pemerintahan untuk melaksanakan tugas dan amanat perjuangan kemerdekaan. “Pemerintah fokus pada pembangunan infrastruktur secara merata. Hal ini menjadi salah satu upaya mewujudkan janji-janji kemerdekaan, menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, ujarnya.

 

Dalam kesempatan ini, Presiden juga menyampaikan beberapa poin penting yang disampaikan yaitu: setelah 73 tahun merdeka, kita harus melanjutkan semangat para pejuang kemerdekaan untuk bekerja nyata mengisi kemerdekaan, untuk bekerja nyata memenuhi janji-janji kemerdekaan, dan untuk bekerja nyata mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

“Saya mengajak seluruh anak-anak bangsa, baik yang hadir di ruangan ini ataupun di mana pun saudara-saudara berada untuk kembali pada semangat persatuan Indonesia, kembali pada semangat kepedulian dan berbagi pada sesama anak bangsa tanpa membeda-bedakan asal usul suku, agama, ataupun golongan. Saya yakin dengan semangat persatuan, peduli, dan berbagi, ditambah dengan kerja bersama, kita akan mampu menghadapi seluruh tantangan masa depan, mencapai prestasi bangsa Indonesia maju yang gemilang,” tutur Presiden.

 

Disela-sela acara juga berlangsung pembacaan hasil keputusan usulan tentang Pemberhentian Bupati Belitung periode 2013-2018, serta usulan pengangkatan Calon Bupati dan Wakil Bupati Belitung terpilih periode 2018-2023. ***dk

 

Sumber: Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Belitung


Berita Lainnya