Jum'at, 6 Maret 2009 04:30

Diklat Prajabatan Gol. I & II dilingkungan Pemerintah Kab, Belitung

"PNS Dituntut Utamakan Kewajiban Daripada Hak"

Suara Praja, Hak dan kewajiban memiliki konsekuensi timbal balik yang seimbang. Hak-hak tersebut bisa didapatkan setelah para Pegawai Negeri Sipil (PNS) memenuhi kewajiban. Hak-hak tersebut merupakan kompensasi dari segala kewajiban yang telah dilaksanakan. Karena itu, laksanakanlah kewajiban-kewajiban dalam tugas secara baik dan benar, baru kemudian menuntut hak. Jangan sampai terbalik, secara menggebu-gebu menuntut hak, padahal kewajiban tidak dilaksanakan dengan benar.

Pernyataan sekaligus harapan tersebut disampaikan oleh Ir. H. Darmansyah Husein selaku Bupati Belitung pada saat memberikan arahan kepada para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan I dan II yang mengikuti Prajabatan angkatan pertama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 15.00 WIB, bertempat di Sanggar Kegiatan Belajar, Perawas Tanjungpandan.

Dikatakan lebih lanjut oleh Darmansyah bahwa untuk memahami kedudukan antara hak dan kewajiban tersebut, maka setiap PNS haruslah membekali diri dengan pengetahuan secara substantif terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok  Kepegawaian,  sebagaimana  telah  diubah    dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 yang mengatur mengenai Hak dan Kewajiban PNS.

Pada kesempatan ini, Darmansyah juga menjelaskan beberapa pokok materi yang berkaitan dengan Loyalitas, Disiplin dan Dedikasi; Penteladanan dalam Sikap dan Perilaku;     Responsif terhadap Perubahan; Produktifitas; serta Kejujuran dan Tanggung jawab.
Menyinggung masalah loyalitas, Darmansyah mengatakan bahwa loyalitas adalah kesetiaan, baik terhadap tugas maupun terhadap lembaga atau institusi/organisasi. Loyalitas yang paling mendasar adalah kesetiaan untuk menegakkan dan mengamankan semua peraturan, ketentuan dan kebijakan pimpinan, dalam rangka terciptanya suasana kerja yang baik dalam iklim yang kondusif.

"Hal utama yang harus dilakukan oleh para PNS adalah menyangkut Disiplin", tegas Darmansyah. Disiplin adalah kemampuan untuk memposisikan diri secara tepat dalam kerangka sistem yang sedang berjalan. Pengertian disiplin bukan hanya ketepatan mematuhi ketentuan jam kerja, tetapi lebih jauh dari itu adalah ketepatan dalam menyelesaikan semua tugas menurut jadwal dan aturan-aturan yang telah ditetapkan, sehingga secara keseluruhan mekanisme organisasi dapat berjalan lancar, baik dan benar.

Sedangkan dedikasi adalah semangat pengabdian yang berorientasi pada hasil kerja secara maksimal, dilandasi oleh kepuasan untuk meraih prestasi.

Di akhir pengarahannya, Darmansyah menekankan bahwa penyelenggaraan pemerintah yang baik tidak cukup hanya dengan sistem ketatanegaraan yang baik, tetapi lebih penting dari itu adalah kesungguhan untuk menjalankan sistem tersebut dengan penuh disiplin, kejujuran dan tanggung jawab. **** (Zakina)
Sumber: Humas Setda