Sabtu, 14 Maret 2009 08:18

Penarikan Undian Simpedes pada Bank Rakyat Indonesia Periode Semester II Tahun 2008

Bank Rakyat Indonesia cabang Tanjungpandan yang beraamat di Jalan Merdeka- Tanjungpandan, Sabtu pagi pukul 08.30 WIB, 14 Maret 2009, menggelar acara Penarikan Undian Simpedes Periode II Tahun 2008. Kegiatan ini dilakukan guna menindaklanjuti Surat Departemen Sosial Republik Indonesia Direktorat Jenderal Bantuan dan Jaminan Sosial Nomor: 089/BS.06.01.01/II/2009, Tanggal 9 Februari 2009.

Belitung Belitung Ir. H. Darmansyah Husein yang hadir pada acara ini, mengatakan bahwa dirinya Kepala Daerah Kabupaten Belitung  menyambut baik kegiatan-kegaiatan seperti ini, dengan harapan bahwa penarikan undian seperti ini dapat mendorong percepatan pembangunan di daerah dan selanjutnya akan berdampak pula pada percepatan dan peningkatan sektor perekonomian mikro maupun makro. 

Ditambahkan lebih lanjut oleh Darmansyah tentang pentingnya budaya menabung dan sikap hemat di kalangan masayarakat.

"Akhir-akhir ini, di berbagai media massa marak diberitakan tentang buruknya kondisi perekonomian dunia atau krisis ekonomi global," ujar Darmansyah.  Sejumlah perusahaan dari skala kecil hingga besar melakukan restrukturisasi atau pemberhentian karyawan. Ribuan orang di Indonesia mengalami PHK. Tak pelak, dalam keadaan seperti ini, setiap orang dituntut untuk lebih cermat dan bijaksana dalam mengelola keuangan.

Menghadapi krisis tersebut, setiap diri kita harus bisa membedakan, mana yang merupakan "kebutuhan" dan mana yang merupakan "keinginan". Selanjutnya berbagai kebutuhan tersebut haruslah dipilah-pilah guna menentukan prioritas primer. Dengan kata lain, setiap diri kita harus menghindarkan sikap konsumtif, dan membudayakan sikap hemat.
   
Sikap hemat dan sederhana, sudah sejak lama menjadi wacana Bangsa Indonesia. Hanya saja implementasinya, belum mencapai taraf yang optimal. Hal ini mungkin disebabkan oleh kurangnya informasi akan cara dan manfaat menabung, serta rendahnya kesadaran masyarakat untuk menabung. Padahal, menabung adalah upaya positif untuk mempersiapkan diri menghadapi masa-masa sulit dan darurat di hari depan, yang sangat sulit diramalkan (unpredictable) ini.

Lebih parah lagi, jika penyebab rendahnya minat menabung ini karena rendahnya income atau kesejahteraan masyarakat, serta tingginya angka kemingkinan sehingga benar-benar tidak bisa menabung. Keadaan ini memerlukan suatu sistem dan mekanisme yang solid dan terpadu pada semua lini/sektor agar bisa ditanggulangi melalui berbagai upaya pengentasan kemiskinan.

Kepada para nasabah, Darmansyah menghimbau agar semakin cerdas dalam memilih bank mana untuk menyimpan sejumlah dana yang dimilikinya. Faktor kredibilitas dan bonafiditas menjadi salah satu faktor penentu pilihan tersebut. "Alhamdullilah, di Kabupaten Belitung ini telah lama eksis Bank Rakyat Indonesia (BRI), sebagai salah satu bank nasional terbesar yang usianya relatif tua, namun tetap kokoh, penuh inovasi dan teguh memegang kepercayaan masyarakat", kata Darmansyah mengakahiri sambutannya. ****(Zakina)
Sumber: Humas Setda