Sabtu, 25 April 2009 06:58

Persentasi Solusi Energi Matahari Dengan Produk Universal Energy Perancis Oleh PT. Karsatama Perkasa

Bertempat di ruang rapat Bupati Belitung, diadakan persentasi pengendalian terpusat dalam penghematan energi listrik untuk sistem Kotamadya atau Kabupaten dengan tema " Let's Save The Earth " yang dihadiri Bupati Belitung, Ir. H. Darmansyah Husein; Wakil Bupati Belitung, Sahani Saleh, BA; Kadin Pertambangan dan Energi; perwakilan dari PLN; DPRD; Instansi/Dinas Terkait Perwakilan dari Perancis, Mrs. Franch, dan perwakilan dari PT. Karsatama Perkasa, Steven dan rekan-rekan, dan para undangan lainnya.

Acara persentasi dimulai pada pukul 14.30 WIB, yang dibuka langsung oleh Bupati Belitung. Dalam sambutannya Bupati sempat menyinggung tentang peringatan Hari Bumi pada tanggal 22 April kemarin, yang mana menghadapi ancaman Global Warming mengingatkan kembali kepada kita semua untuk mulai menjaga alam beserta isinya, salah satunya dengan melakukan penghematan energi listrik, mengurangi pencemaran udara, dan melakukan penghijauan lingkungan yang tandus. Bupati juga mengajak para undangan yang hadir untuk mulai menggunakan sepeda untuk mengurangi dampak polusi udara.

PT. Karsatama Perkasa merupakan perusahaan terdepan yang bergerak di bidang Electrical dan Lighting Product Solution. Perusahaan ini berdiri sejak Oktober tahun 1989 untuk memberikan pelayanan dalam bidang bangunan konstruksi, industri, pembangkit listrik, kelautan, tambang minyak dan gas di lepas pantai dan darat, serta industri petrokimia.
Dalam persentasinya PT. Karsatama Perkasa bekerjasama dengan Universal Energy dari Perancis memperkenalkan sebuah terobosan baru di bidang efisiensi energi amplight yang ramah lingkungan dan mengurangi emisi CO2 di sistem penerangan. Sistem ini membuat kontrol pencahayaan jalan raya berada di layar monitor komputer atau bahkan melalui unit telpon selular yang ada dalam genggaman tangan. Amplight dikendalikan sebuah server yang mengintegrasikan kabinet kontrol di lapangan dengan struktur bercabang. Indikasi yang diberikan dapat dibaca untuk setiap wilayah, dari yang terbesar sampai yang paling spesifik.

Adapun keuntungan-keuntungan yang diatawarkan sistem ini yaitu, mendeteksi kerusakan dari ruang pengendali secara akurat dan dapat menghasilkan energy-saving cost hingga 35% dari penggunaan standar yang mencakup :
  • Mengendalikan kerusakan atau kesalahan operasional  dari pusat kontrol.
  • Power meters dapat diawasi secara digital jarak jauh.
  • Laporan jam penggunaan untuk perencanaan penggantian bohlam dan komponen dengan AKLI setempat.
  • Jadwal kerja tinggi dan lokasi perbaikan kerusakan dapat diketahui seketika.
  • Pemeliharaan replacement yang mudah karena dimonitoring dari ruang kontrol.
  • Pengawasan jadwal jam nyala lampu dan komponen akurat.
  • Beban listrik stabil.
  • Pemasangan di area yang spesifik sesuai kebutuhan pengguna.
  • Reaksi cepat pada sirkulasi tertentu dan kondisi cuaca tertentu.
Sistem konfigurasi alat ini terdiri dari :
1.    Basic
Manual on/off melalui CPU dan modul switch, CPU dapat menggunakan program Linux, terhubung ke server dengan kabel atau wireless.
2.    Dimming
Mengatur tingkat pencahayaan dan mengurangi pemakaian listrik. Tingkat pencahayaan diatur di ruang kontrol ataupun pengawas, mengatur tingkat pencahyaan sendiri di masing-masing bagian kota.
3.    Monitoring
Modul yang mampu memonitor penuh secara otomatis, dan langsung melaporkan apabila terjadi pengurangan daya ataupun kerusakan kabel melalui server pusat atau melalui sms ke pengawas.
4.    Pole
Panel setempat untuk masing-masing tiang lampu, mengatur tingkat pencahayan, mengontrol dan monitoring.

Alat ini dirancang dengan memanfaatkan energi sinar matahari yang tentunya ramah lingkungan, lebih efisein dan dirancang untuk memberikan kemudahan-kemudahan dalam hal pencahayaan dengan didukung teknologi webside yang otomatis dapat mengontrol dan mendeteksi kerusakan dini. Data-datanya dapat dikonversi kedalam format Microsoft Excel dan dapat dikirim kepersonil tertentu melalui email atau sms.
Dalam sesi tanya jawab Bupati Belitung juga sempat menanyakan bagaimana jika sistem pencahayaan ini diterapkan di Kab. Belitung, terutama di wilayah-wilayah yang sampai saat ini masih sulit dijangkau PLN salah satunya di Kecamatan Selat Nasik yang hanya bisa di aliri listrik pada malam hari saja. Mengingat keterbatasan bahan baku Batubara yang mesti diangkut dari luar daerah. Dalam jawabannya Steven menjelaskan perlu adanya peninjauan dan pendataan terlebih dahulu untuk bisa memastikan bagaimana sistem panel ini dapat terpasang dengan baik, mereka juga memberikan prediksi penawarkan harga kurang lebih sekitar 11 Milyar per 100 rumah dengan garansi selama 25 tahun dengan 3 bulan masa percobaan pemasangan free biaya.

Dengan adanya terobosan baru semacam ini tentunya bisa menjadi bahan pembelajaran bagi kita semua untuk mengasah kreativifitas, melakukan inovasi dan pembaharuan yang tentunya bisa bermanfaat untuk menunjang kehidupan masyarakat luas, dengan memanfaatkan Sumber Daya Alam yang ada agar menjadi nilai guna yang tinggi.

Sumber: Humas Setda