Rabu, 20 Mei 2009 11:51

Pembukaan KB Kesehatan Nasional di Wilayah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur

Sejumlah fakta dan data terakhir menunjukkan bahwa program Keluarga Berencana (KB) Nasional dalam lima tahun terakhir ini mengalami stagnasi yang menyebabkan angka kelahiran menjadi naik atau tumbuh 2,6 % dari tahun-tahun sebelumnya dan pemakaian alat kontrasepsi hanya 60 % saja. Angka ini mengindikasikan keengganan masyarakat untuk menyukseskan program KB Nasional, Padahal muara akhir dari program ini adalah pencapaian visi pembangunan kesehatan yaitu "Indonesia Sehat 2010" artinya tanpa pencapaian yang baik di bidang KB-Kesehatan maka visi tersebut tidak akan tercapai optimal sesuai dengan harapan yang dicita-citakan, tegas Bupati Belitung Ir. H. Darmansyah Husein dalam sambutannya saat membuka acara KB Kesehatan Nasional Di Wilayah Kabupaten Belitung Dan Belitung Timur.

Acara Pelaksanaan Bhakti Sosial TNI Terpadu di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur sekaligus pelaksanaan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia (IBI) KB-Kesehatan Nasional Tahun 2009 ini berlangsung pada Rabu (20/05) bertempat di Desa Sungai Padang Kecamatan Sijuk dengan tema " Bersama TNI dan Bidan sebagai sahabat perempuan kita tingkatkan program terpadu untuk mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera". Dasar pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan Naskah Kerjasama BKKBN dan Pusat kesehatan TNI Nomor: 20/HK.01/B.5/2004 dan Nomor: K/16/11/2004 Puskes TNI Tanggal 10 Februari 2004 tentang Pelayanan KB dan KR di lingkungan TNI dan Keluarga serta Masyarakat. Acara ini dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Belitung Drs.Suhardi, Dandim 0414, DanLanud, Kepala satuan Kerja Pemerintah Kabupaten Belitung, Kadin/Kabag Pemerintah Kabupaten Belitung, Perwakilan Dinas Kesehatan, Camat-camat Kabupaten Belitung, Para Dokter, Tokoh masyarakat dan para undangan lainnya.

Bhakti Sosial TNI ini akan berlangsung secara terpadu selama 6 (enam) bulan, terhitung sejak Mei hingga Oktober 2009 dengan rangkaian kegiatan yaitu penyuluhan KB baik keluarga dan masyarakat, pembentukan kelompok bina keluarga balita, pembentukan dan pemberiaan bantuan dana bergulir pada UPPKS, pelayanan kesehatan ibu dan anak, senam ibu hamil, senam lansia, pelayanan KB dengan PPM PB permintaan partisipasi masyarakat peserta KB untuk Kabupaten Belitung sebanyak 4237 akseptor dan Belitung Timur 2550 akseptor, serta pemberian bantuan dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini adalah sebagai upaya bersama untuk memanfaatkan sumber daya yang ada baik dana, sarana, prasarana serta SDM yang diperlukan dan meningkatkan penguatan dan percepatan pencapaian sasaran pembangunan di lingkungan pemerintah daerah, TNI maupun masyarakat luas.****Fodicha
Sumber: Humas Setda