Sabtu, 12 September 2009 16:45

PROGRAM P2 MALARIA SE-PROPINSI BANGKA BELITUNG

Tanjungpandan, ”Menurut data yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan Belitung yang menyatakan bahwa jumlah penderita penyakit malaria di Belitung masih cukup besar hingga akhir tahun 2008, baik berdasarkan API (Annual Parasit Insident) sebesar 6,3 jiwa per mil maupun AMI (Annual Malaria Incident) sebesar 23,4 jiwa per mil. Sedangkan menurut data dari WHO, saat ini di dunia diperkirakan 2,5 milyar jiwa hidup diwilayah-wilayah endemis malaria dengan jumlah kasus sekitar 300 juta kasus dan sekitar 1 juta orang meninggal setiap tahunnya akibat menderita malaria, ungkap Bupati Belitung dalam sambutannya yang dalam Acara Pembukaan Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Kuartal VI dan Penyusunan Work Plan Kuartal VIII Program P2 Malaria Se-Propinsi Kepulauan Bangka Belitung yang disampaikan Asisten II Bidang ekonomi dan Pemerintahan Setda Kabupaten Belitung Nuhadi, S.Ipem.

Adapun penyebab dari timbulnya berbagai penyakit ini merupakan suatu masalah yang bersifat kompleks. Oleh karenanya dalam penanganannya harus melibatkan banyak pihak, bukan hanya suatu Dinas/Lembaga terkait semata tetapi perlu adanya partisipasi masyarakat luas. Faktor kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan, pengangguran dan budaya hidup yang tidak sehat memiliki relevansi yang jelas terhadap munculnya berbagai penyakit dan masalah kesehatan lainnya, Jelas Nuhadi.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Dr.Wiryati Husin, para Project Manager, Monitor dan evaluator serta Finance Administrator dari berbagai Kabupaten/Kota Se-Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, para peserta dari Dinas Kesehatan kabupaten Kota Se-Propinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berjumlah 46 orang serta para undangan lainnya.

Kegiatan yang akan berlangsung selama 2 hari ini  bertujuan untuk mendiskusikan laporan hasil monitoring, evaluasi dan penyusunan rencana program pencegahan dan pemberantasan malaria yang dilakukan Dinas kesehatan tiap Kabupaten/Kota pada kuartal sebelumnya sekaligus sebagai feedback dan masukan bagi program selanjutnya.***Fodicha
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung