Kamis, 17 September 2009 06:47

KATA AKHIR FRAKSI TERHADAP RAPERDA APBD TA 2010 DAN RAPERDA PENGIKATAN DANA PEMBANGUNAN

Tanjungpandan, ”penyampaian kedua rancangan Peraturan daerah ini merupakan konsekuensi dari upaya kita untuk melakukan percepatan pembangunan daerah, baik melalui disiplin anggaran maupun melalui pembangunan berkelanjutan dalam beberapa tahun anggaran. Sementara itu, terhitung sejak Tahun Anggaran 2010, salah satu prioritas pembangunan infrastruktur kita adalah Pembangunan Gedung Diklat dan Pembangunan Hotel di Pangkalpinang. Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara bertahap melalui 4 (empat) tahun anggaran, untuk itu diperlukan pengikatan dana pelaksanaan pembangunan tahun jamak atau multi years”, ungkap Bupati Belitung dalam Rapat Paripurna ke-23 masa persidangan III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Belitung Tahun Sidang 2009 pada Kamis (17/9) di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Belitung.

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari rapat Paripurna sebelumnya yang telah berlangsung pada Senin (7/9), dalam Rapat paripurna yang dihadiri pula oleh Wakil Bupati Belitung Sahani Saleh, S.Sos, Ketua DPRD Kabupaten Belitung Drs.Suhardi beserta para anggota Dewan yang hadir sebanyak 20 orang, Jajaran Pemerintah Kabupaten Belitung, Perwakilan Organisasi pemuda, organisasi wanita serta para undangan lainnya.

Rapat paripurna ini merupakan Rapat paripurna terakhir anggota DPRD Kabupaten Belitung periode 2004-2009 yang akan digantikan para naggota dewan baru yang akan dilantik pada 23 september 2009 mendatang. Kata akhir fraksi yang disampaikan oleh fraksi dari Partai Bulan Bintang, Partai Golkar, Partai Indonesia Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Keadaan sejahtera menyampaikan bahwa para anggota Dewan dapat menerima dan menyetujui Raperda menjadi Perda, menyangkut pembangunan infrastruktur diantaranya pembangunan Gedung DPRD, Gedung Diklat, dan Pembangunan Hotel di Pangkalpinang. Hanya saja para anggota Dewan mengungkapkan untuk rencana pembangunan Gedung Diklat dan Hotel di Pangkalpinang pelaksanaanya perlu dipertimbangkan lagi, baik dari segi pendanaan, waktu, dan optimalisasi penggunaanya nanti.

Sedangkan untuk pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Belitung, para anggota Dewan mengungkapkan bahwa Gedung DPRD Kabupaten Belitung saat ini kondisinya kurang resprentatif dan perlu adanya pembangunan gedung baru yang lebih optimal sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan diantaranya Fasilitas pendukung untuk mendukung kinerja para anggota Dewan. Acara diakhiri dengan penandatangan dan pengesahan Raperda menjadi Perda.***Cha
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung