Selasa, 16 Maret 2010 13:31

MALUKU BERSIAP SAMBUT SAIL BANDA 2010

Maluku-Setelah sukses menggelar event bertaraf Internasional yakni, Kegiatan Sail Bunaken yang terbilang ramai menyedot perhatian masyarakt dunia dan menjadi kebanggaan Masyarakat Manado, Sulawesi Utara, kini giliran Provinsi Maluku yang akan menggelar event bergengsi, Sail Banda 2010 dengan mengambil tema utama “Small Island For Our Future “ artinya pulau-pulau kecil untuk masa depan kita. Tema ini diambil karena Maluku sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan ini merupakan provinsi yang memiliki struktur geografis didominasi oleh pulau-pulau kecil, sekaligus sebagai wilayah yang sangat terancam dengan isu perubahan iklim, maka sangat relevan jika diskusi ini difokuskan pada dampak perubahan iklim pada pulau-pulau kecil. Suatu agenda yang menarik untuk dipahami oleh Forum Provinsi Kepulauan, seperti yang kami lansir dari (www.malukuprov.go.id).

Ide Sail Banda pertama kali dipresentasikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Fredy Numberi pada Rapat Koordinasi Sail Bunaken tanggal 16 September 2009, yang turut dihadiri oleh Panglima Angkatan Bersenjata serta Perwakilan eselon 1 lintas Departemen dan Lembaga non Departemen serta Pemda Provinsi Sulawesi Selatan Utara dan Maluku.

Event yang direncanakan berlangsung antara 27 Juli sampai 8 Agustus 2010 ini memiliki sejumlah agenda utama berupa kegiatan yacht rally and race, kejurnas olahraga perairan dan game fishing, internasional diving tournament, Arafura games, internasional conference on small island, konferensi kerjasama Indonesia-Australia, internasional seminar on “ sago and spices for food safety, seafood and fish product expo, lintas nusantara remaja bahari, peringatan Kemerdekaan RI Di Maluku Barat Daya, operasi “ Surya Baskara Jaya “ dan Navy to Navy talk and port visit dan agenda ini masih terus berkembang jika masih ada ide-ide cemerlang yang berkembang dari daerah.

Beberapa manfaat penyelenggaraan event ini seperti disebutkan yakni,  mendorong investasi swasta dan pemerintah (bandingkan dengan Kota Manado) dalam hal jumlah hotel dan infrastruktur lainnya), mempromosikan Maluku dimata nasional dan dunia sebagai destinasi wisata kelas dunia, menjadikan Maluku sebagai pintu gerbang timur Indonesia, mengembangkan potensi kelautan dan perikanan Maluku untuk kesejahteraan rakyat, memberikan peluang bagi lembaga pendidikan tinggi teristimewa Universitas Pattimura untuk mengangkat isu lokal menjadi nasional dan internasional seperti sagu dan rempah-rempah untuk ketahanan pangan serta pemikiran-pemikiran soal perubahan iklim. Optimalisasi manfaat sangat bergantung pada inisiatif dan daya cipta daerah terhadap peluang-peluang yang ada.

Kini, Maluku patut berbangga, karena kesuksesan penyelenggaraan event Sail Banda ini dipastikan akan menyedot banyak perhatian wisatawan, baik wisatawan lokal maupun manca negara dan memberikan pemasukan omset yang menggiurkan bagi daerah. Hal ini merupakan peluang emas bagi prospek maluku ke depan, maka sangat disayangkan dalam hitungan waktu yang masih tersisa, jika kesempatan yang baik ini disia-siakan dan segala sesuatunya tidak dipersiapkan dengan matang. Kini Maluku masih mempunyai cukup waktu untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih optimal. Sukses untuk Maluku.
Sumber: www.malukuprov.go.id