Jum'at, 19 Maret 2010 06:46

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Siap Jemput Bola

Tanjungpandan — Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Belitung, Suharyanto, S.AP, menyatakan, dia dan stafnya siap memberikan pelayanan admistrasi kependudukan langsung ke desa-desa. Namun, pelayanan “jemput bola” tersebut hanya dapat diberikan pada hari libur dan itu minimal untuk 100 orang warga.

Persyaratan hari libur ini terpaksa ditetapkan, karena pada hari kerja volume pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Belitung sangat tinggi. “Anda lihat sendiri. Setiap hari, sejak buka sampai tutup, kantor ini ramai oleh warga yang ingin membuat dokumen kependudukan,” ujar Suharyanto ketika dihubungi di kantornya awal pekan lalu.

Demikian pula dengan ketetapan minimal 100 warga. “Kami tidak mungkin memboyong peralatan ke desa-desa hanya untuk melayani satu dua orang warga. Disamping tidak efektif dari segi pelayanan, juga tidak efisien dari segi biaya operasional. Makanya, agar efektif dan efisien, kita tetapkan minimal 100 warga. Silahkan Kepala Desa mendata, kalau sudah cukup 100 orang, kami siap turun jemput bola,” jelasnya.

Sejauh ini, mereka telah melakukan pelayanan jemput bola di Dusun Air Gede dan Dusun Kembiri, Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, Sabtu (27/2). Dalam waktu dekat, Desa Perpat dipastikan segera menyusul. Sebelumnya, Sabtu (6/2), mereka melaksanakan sosialisasi sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) di Desa Air Batu Buding, Kecamatan Badau.

Hingga akhir Desember 2009, jelas Suharyanto, penduduk Kabupaten Belitung yang wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) berjumlah 119.545 jiwa. Yang telah memiliki KTP SIAK 70.396 jiwa, yang belum memiliki KTP SIAK 47.586 jiwa. Dari 48.212 kepala keluarga (KK) yang ada di daerah ini hingga 31 Desember 2009, yang telah memiliki Kartu Keluarga (KK) SIAK tercatat 28.455 KK dan yang belum memiliki KK SIAK 8.902 KK.

Suharyanto memastikan, pelayanan pembuatan KTP dan KK di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Belitung lebih cepat dari ketentuan undang-undang. “Ketentuan undang-undang paling lambat 14 hari. Kita tidak selama itu. Kalau berkasnya lengkap, tiga hari sudah selesai. Khusus masyarakat Kecamatan Selat Nasik, kami upayakan selesai satu hari. Bagi masyarakat yang memiliki keperluan yang sangat mendesak, akan kami dahulukan,” jelasnya.

Karenanya dia menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Belitung yang belum memiliki KTP dan KK agar segera membuat. Termasuk dokumen kependudukan lainnya, seperti Akta Kelahiran.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Belitung