Senin, 22 Maret 2010 09:37

BUPATI BELITUNG TINJAU PELAKSANAAN UN TINGKAT SMA/SMK

Tanjungpandan-”Hai Siswa Kelas XII Smansa usah lupak ye, Ujian Nasional kan Ujian Sekolah la dekat, siapkan diri benar-benar, belajar nok rajin dan bedu’e jua agar kite berhasil semue, amien” Demikian ajakan berbahasa Belitung yang tertulis dalam spanduk di pintu masuk SMA N 1 Tanjungpandan.

Seperti itulah kilasan nuansa menyambut pelaksanaan UN yang tepatnya dilaksanakan secara serentak pada hari ini, Senin, Tanggal 22 Maret 2010 sebagai hari pertama bagi para pelajar tingkat SMA/SMK dalam mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional, serentak di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Belitung.

Pelaksanaan UN hari pertama di Kabupaten Belitung diwarnai dengan kegiatan peninjauan yang dilakukan langsung oleh Bupati Belitung, Ir.H.Darmansyah Husein beserta rombongan yang melakukan peninjauan di SMKN 1 Tanjungpandan dan SMA N 1 tanjungpandan. Peninjauan dimulai dengan mengunjungi para peserta ujian di SMK N 1 Tanjungpandan .

Dalam peninjauan sebanyak 231 siswa terdata mengikuti UN dengan menggunakan 12 ruang kelas dan semua peserta dinyatakan hadir. Sedangkan di SMA N 1 Tanjungpandan, UN diikuti sebanyak 201 peserta dengan menggunakan 11 ruang kelas dan semua peserta dinyatakan hadir.

Secara garis besar pelaksanaan UN hari pertama di Kabupaten Belitung berjalan lancar, aman dan tertib. Walaupun pengawas sempat menemukan 14 lembar LJK komputer di SMA Muhammadiyah yang terdapat titik hitam di bagian kolom identitas, namun hal ini tidak akan mempengaruhi proses pembacaan LJK oleh komputer.

Sementara di SMA N 1 juga sempat ditemukan lembar jawaban yang terlipat dan terkena noda, namun petugas telah mengganti lembar jawaban tersebut dengan yang baru, hal ini seperti disampaikan oleh tim koordinator pengawas UN Kabupaten Belitung, Ir.M.Akib Abro, MT yang sempat kami temui disela-sela kegiatan peninjauan.

Bupati Belitung, Ir.H.Darmansyah Husein yang meninjau pelaksanaan UN mengatakan turut berbahagia bahwa pelaksanaan UN di Kabupaten Belitung masih dinilai bagus dan kita dianggap terbaik seperti yang diungkapkan pula oleh tim pemantau dari Jakarta dan UNSRI.

Dalam pelaksanaan UN ini yang terpenting adalah kejujuran, jangan ada upaya ilegal yang tidak benar, walaupun mungkin nantinya dari segi nilai belum memenuhi standar yang terpenting hasilnya real tidak direkayasa, jelas Darmansyah.

Bupati mengharapkan kelulusan siswa 100 %, tahun ini harus lebih meningkat dari tahun sebelumnya agar tidak terjadi tingkat kelulusan 0 % yang terjadi pada salah satu SMA di Kabupaten Belitung tahun lalu. Dihimbau kepada masyarakat agar masalah ketidaklulusan siswa jangan ditumpukan kepada sekolah, karena hal ini bukanlah semata-mata menjadi kesalahan pihak sekolah, terutama para guru. Saat ini kemampuan para guru dinilai cukup bagus dan membanggakan, untuk menjadi berhasil dan sukses dalam ujian diperlukan dorongan orang tua, masyarakat dan lingkungan, karena akan mempengaruhi keberhasilan siswa. Dengan usaha maksimal dibarengi doa dan tanpa usaha-usaha lain, mudah-mudahan target kelulusan yang ditargetkan akan tercapai. Dijamin tidak ada tim sukses dalam pelaksanaan UN tahun ini, tegas Bupati kepada sejumlah wartawan.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung, Drs. Rafeli menjelaskan bahwa di Kabupaten Belitung terdapat sebanyak 1.590 siswa yang terdaftar mengikuti UN dengan rincian sebanyak 790 siswa tingkat SMA, 710 siswa SMK dan 90 siswa SMALB, jelasnya.

Mengenai standar kelulusan pada Tahun ini ditetapkan menjadi rata-rata 5,5. Boleh ada angka empat minimal pada dua mata pelajaran asalkan secara keseluruhan rata-ratanya mencapai standar tersebut. Selain itu bagi para peserta yang gagal dalam UN akan diberi kesempatan untuk mengikuti remedial atau ujian ulang untuk memperbaiki mata pelajaran yang dianggap kurang dan pada akhirnya dari hasil tersebut akan dipilih nilai tertinggi, jelas Rafeli.

Turut hadir dalam peninjauan Sekda Belitung, Ir.H.Mulgani, Asisten I Bidang Pemerintahan B.Maiya Hasibuan, SH Asisten II Bidang ekonomi dan Pembangunan Karyadi Sahminan, SE, M.AP, Kepala Satpol PP, Azhar, S.Ip, Kabag Humas, Edy Suprapto, SH, perwakilan DPRD, serta sejumlah pejabat lainnya.
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung