Rabu, 24 Maret 2010 10:07

SATPOL PP DI LIBATKAN MENGAMANKAN KAWASAN WISATA

Pangkalpinang, Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan turur serta membantu menjaga keamanan kawasan pariwisata di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung ini. Untuk menerapkan hal itu Pemerintah Propinsi Kepulauan Bangka Belitung akan bekerja sama dengan Polisi Pariwisata Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Demikian disampaikan Eko Maulana Ali, Gubernur Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, usai peringatan HUT ke 60 Satpol PP di kantor Gubernur, Senin 6 Maret 2010 (seperti dikutip dari Koran Metro Bangka Belitung, Selasa, 09 Maret 2010).

Gubernur menambahkan, peranan Satpol PP lebih cenderung sebagai penjaga keamanan di kantor pemerintahan dan sekaligus Penegak Perda.

“Sebagai penjaga keamanan, Satpol PP tentunya akan dibekali dengan kemampuan fisik maupun mental. Ke depan akan kita libatkan Satpol PP tidak hanya menjaga keamanan dilingkungan kantor, tapi juga di objek-objek wisata juga,”ujar Gubernur
Saat ini jumlah personel polisi pariwisata masih sangat sedikit, sehingga harus dibantu dengan Pol PP yang sudah dilatih polisi pariwisata terlebih dahulu untuk melaksanakan tersebut.
“Mengenai mekanisme pengaturan tugas diserahkan kepada pihak polisi pariwisata Polda Bangka Belitung, karena Polda sudah memiliki modelnya”, jelas Eko

Sekretaris Komisi I DPRD Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tony Purnama, mendukung ada penambahan tugas dari Satpol PP sebagai polisi pariwisata. Sebab itu sejalan dengan program pariwisata Pemerintah Propinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sedang digalakkan saat ini.

Mengenai penambahan tugas Satpol PP untuk mengamankan objek wisata, Toni mengharapkan pemerintah memusyawarahkan dengan DPRD Propinsi, sebab untuk melaksanakan kebijakan itu harus ada revisi Perda mengenai fungsi dan tugas Satpol PP, sehingga tidak bertentangan dengan perda yang ada.

“Perda lama telah mengatur tugas Satpol PP untuk melakukan pengamanan Perda dan lingkungan sekitar . kita juga setuju dengan adanya rencana penambahan tugas tersebut, karena akan ada perekrutan SDM baru yang bisa mengurangi angka pengangguran, ujar Toni.
Sumber: Metro Bangka Belitung