Jum'at, 26 Maret 2010 14:32

PEMKAB BELITUNG RENCANAKAN KENAIKAN NILAI PASAR GALIAN C

Tanjungpandan, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Belitung, Nurman Sunanda, SE menjelaskan bahwa berdasarkan audit yang dilakukan BPK beberapa waktu lalu, nilai pasar tambang galian golongan C di Kabupaten Belitung dinyatakan tergolong rendah dan kurang maksimal.

Hasil studi banding yang dilakukan staf dari Bagian Perekonomian, Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Belitung serta Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Belitung ke Banjarmasin, Lampung, dan Tangerang, kami temukan bahwa nilai pasar kita bukanlah yang paling rendah, malah ada yang lebih rendah dari kita tapi tidak dipermasalahkan BPK, jelas Norman saat ditemui Bangka Pos di ruang kerjanya, seperti yang kami kutip dari Harian Pos Belitung, edisi Jum’at, 26 Maret 2010.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung berencana menaikkan nilai pasar bahan tambang galian golongan C di daerah ini sesuai rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Rumusan besaran kenaikan nilai pasar bahan tambang galian C yang baru belum ditetapkan. Saat ini tim Pemkab masih melakukan pembahasan hasil studi banding dan akan mengundang para pengelola usaha tambang galain C untuk diminta saran-sarannya.

Saat ini, Pemkab Belitung juga telah menggelar Rapat penetapan nilai pasar bahan galian golongan C yang baru sudah dilakukan Rabu, 24 Maret 2010 di Ruang pertemuan Kantor DPPKAD yang dipimpin oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda, Karyadi Sahminan, SE, M.AP dan dihadiri Distamben, DPKAD dan Bagain Perekonomian Setda Kabupaten Belitung.

Dalam Rapat tersebut, Pemkab baru mengkonsultasikan hasil temuan pada saat melakukan studi tur dan menghitung-hitung perkiraan besarnya kenaikan nilai pasar bahan galian golongan C. Penetapan ini diperkirakan akan memakan waktu lama karen amelibatkan sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemkab hingga level Bupati dan sejumlah pengusaha swasta yang berkecimpung dalam usaha pertambangan bahan galian golongan C untuk menetapkan rumusan nilai pasar baru, jelas Nurman.

Sementara Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Belitung, Junaidi M Tamin yang dikonfirmasi terpisah oleh Bangka pos mendukung rencana Pemerintah Daerah menaikkan nilai pasar galian golongan C untuk menaikkan PAD, namun dalam penetapan nilai pasar yang baru ini hendaknya tidak memberatkan para pengusaha sehingga semuanya bisa berjalan dengan kondusif, jelas Junaidi.
    
NILAI PASAR BAHAN GALIAN GOLONGAN C DI KABUPATEN BELITUNG
Jenis Mineral
Nilai Pasar Mineraln perton/m3
1. Kaolin                    Rp  27.500
2. Granit Pecah           Rp  25.000
3. Granit balok            Rp 250.000
4. Pasir Bangunan        Rp  18.000
5. Pasir Kwarsa           Rp  22.500
6. Tanah Liat              Rp  17.500
7. Batu Krikil               Rp  15.000
8. Tanah Urug/serap    Rp  15.000

 Besar Pajak : 20 % per ton / m3
                           
HARGA JUAL BAHAN GALIAN GOLONGAN C DI KABUPATEN BELTIM
Jenis Mineral
Nilai Pasar Mineraln perton/m3
1. Kaolin                           Rp  50.000
2. Tanah Liat                     Rp  25.000
3. Pasir Kwarsa                  Rp  37.500
4. Pasir Bangunan               Rp  25.000
5. Granit Balok                   Rp 250.000
6. Tanah Puru                    Rp  17.500
7. Pasir Pasang                  Rp  20.000
8. Pasir Urug                      Rp  13.500
9. Batu Pecah/Krikil             Rp  17.500
10. Batu Pecah/Pondasi       Rp  25.000
               
Besar Pajak : 20 % per ton / m3
(Sumber Data : Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Belitung)
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung