Senin, 29 Maret 2010 13:23

MUSEUM MARITIM COCOK DI BELITUNG

Sijuk --- Lokasi  Desa Batu Itam, Pantai Penyairan dan sebuah areal yang tak jauh dari Lor Inn Tanjung Tinggi diusulkan menjadi lokasi alternatif pembangunan museum maritim Nasional. Ketiga lokasi ini ditinjau oleh rombongan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI, Sabtu lalu.

Dalam harian pagi Pos Belitung, Senin 29 Maret 2010, Intan Mardiana selaku Direktur Museum Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI mengatakan ”Dari tiga tempat itu, kita akan lihat mana yang paling tepat. Jadi kita tidak memilih, tapi ketiga-tiganya coba dikembangkan secara bersama. Karena tidak mungkin berdiri sendiri. Rencana pembangunan ini harus disiapkan dengan matang karena nantinya tak boleh lagi ada tambal sulam di sana sini sehingga merusak tatanan museum maritim.”

Intan berharap, anggaran dana segera turun sehingga DED (detail engineering design) museum maritim dapat dibuat. Museum maritim ini harus ada, sebab sebagai salah satu bukti Indonesia merupakan Negara Bahari.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung, Sahani Saleh mengatakan ”Pemkab Belitung akan menyiapkan kajian berdasarkan tata ruang wilayah kawasan wisata. Dan jika dilihat dari rencana awal pembangunan, kajian ruang wilayah, prospek pengembangan ke depan, multiplier effects dan aspek lainnya, lokasi yang diperkirakan cocok untuk museum maritim adalah Pantai Penyairan dimana luas pantai ini sekitar 7 hektar”.

Sumber: Humas Setda Kab. Belitung