Rabu, 31 Maret 2010 10:00

PENGUSAHA TEKEN NOTA DUKUNGAN KEK

Jakarta— Keseriusan Bupati Belitung, Ir.H.Darmansyah Husein memperjuangkan keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Belitung, tepatnya kawasan Pelabuhan Tanjung Batu, Kecamatan Badau tampaknya patut kita dukung. Tentunya sebagai masyarakat Belitung yang menginginkan setiap perubahan yang mengacu pada kemajuan dan kesejahteraan bersama. Mimpi ini tentunya bukan semata menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah semata. Cita-cita ini harus diwujudkan bersama dengan Pemprov Babel, DPRD Provinsi Babel, DPRD Kabupaten Belitung dan seluruh lapisan masyarakat.

Kemantapan Bupati akan realisasi KEK ini juga didukung oleh keberhasilan uji coba sandar KM Lawit yang berlangsung pada Senin, (29/3) menjadi momentum positif bagi kelancaran perwujudan KEK di Belitung. Berbagai dukungan terkait usulan Belitung sebagai KEK sudah diterima Pemkab Belitung, diantaranya Surat dukungan dari empat orang DPD Dapil Babel dan tiga orang anggota DPR RI.

Selanjutnya pada Rabu, 31 Maret 2010, pukul 14.00 WIB bertempat di Hotel Borobudur Lantai 19 Room Nias, Jakarta, Bupati memberikan paparan dihadapan 22 pengusaha yang melebarkan sayap bisnisnya di Kabupaten Belitung diantaranya, perwakilan Drawangsa Group, Aero Wisata, PT.Palmindo, PT.Foresta, Dirut PT.Timah, Dirut PLN wilayah Barat, Bpk.Aryanto Hakim, Mr.wu Daud Herman, Bpk Airlangga Hartanto, Bpk.Jati Nugroho, Bpk.John Hendarso, Bpk. Devan Astika, Bpk.Wimantan, Bpk.Elfi Wadri C Tanjung, Dirut PT.BSM, Dirut PT.Budi Bhakti Prima, PT.Pelni dan segenap undangan lainnya.

Hasil akhir paparan yang disampaikan Bupati menyimpulkan bahwa Kawasan Ekonomi Khusus Kabupaten Belitung layak untuk dikembangkan karena adanya dukungan politis dari Menteri Perindustrian, Cq Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kondisi strategis Pulau Belitung berada pada alur laut Kepulauan indonesia, sabuk tengah pelayaran ASDP, segitiga pelayaran Internasional Singapura Batam-Belitung-Jakarta guna mewujudkan pengembangan zona karimata (Karimata Growth Zone), Kabupaten Belitung memiliki potensi sumberdaya alam yang siap untuk dikembangkan sebagai bahan baku industri, status lahan KEK di Kabupaten Belitung bukan merupakan bagian dari kawasan hutan negara sehingga telah siap untuk dikelola dan dikembangkan, serta ditunjang keseriusan Pemerintah Kabupaten Belitung untuk mewujudkan KEK dilakukan melalui pembangunan berbagai infrastruktur jalan, listrik dan pelabuhan.

Kegiatan paparan yang bertujuan untuk meminta dukungan pihak swasta dalam upaya perwujudan KEK berlangsung attraktif, acara didahului dengan paparan Bupati yang dilanjutkan dengan pemberian masukan dan saran dari pihak swasta. Acara ini dikukuhkan dengan penandatangan nota dukungan yang merupakan bentuk pemberian dukungan pihak swasta kepada Pemkab Belitung dalam rangka perwujudan KEK.

Rencananya pada Kamis, 1 april 2010, Bupati Belitung akan melakukan paparan dihadapan Tim Nasional KEK, Menko Perekonomian RI di BKPM, Jakarta dalam rangka menjadikan Kabupaten Belitung sebagai salah satu kawasan KEK.

Turut hadir mendampingi Bupati, Sekda Kabupaten Belitung, Ir.H.Mulgani, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Karyadi Sahminan, SE, M.AP, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Drs.Arham Armuza, S.IP, Kepala Bappeda, Ir.Hermanto, Kadin Pertambangan dan Energi, Ir.M.Ubaidillah, Kadin Perikanan dan Kelautan, Ir.Toni HA Batubara, SE, MT, Kadin Perindagkop, Mz.Hendra Caya, SE, M.Si , Kabid Fisik dan Prasarana, Holmes Pangariduan serta sejumlah pejabat lainnya.


Sumber: Humas Setda Kab. Belitung