Senin, 5 April 2010 09:52

BANGKA BELITUNG WILAYAH STRATEGIS BARAT RI

Sungailiat--Wilayah Bengkulu, Lampung, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bangka Belitung (BELAJASUMBA) merupakan wilayah strategis yang memiliki posisi geografis yang strategis di wilayah Barat Indonesia dan berhadapan langsung dengan kawasan Asia Timur yang menjadi salah satu pusat perekonomian dunia serta memiliki hubungan interaksi paling dekat dengan pulau Jawa sebagai pusat perekonomian di Indonesia, Demikian disampaikan Gubernur Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Eko Maulana Ali melalui sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur bidang SDM dan Kemasyarakatan, Haryono Mulyo pada acara Pra Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur Se BELAJASUMBA 2010 di Restoran Auarora Tanjung Pesona Sungailiat (seperti dikutip dari harian Rakyat Pos, Sabtu-3 April 2010)

Menurutnya, dalam 20 tahun kedepan wilayah BELAJASUMBA akan menghadapi berbagai tantangan dan isu strategis, yakni peningkatan jumlah penduduk, perubahan struktur ekonomi yang mengarah pada peningkatan sektor jasa, menurunnya daya dukung Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan, meningkatnya kelas menengah yang disertai dengan hak-hak dasar dan pergeseran cara pandang, nilai dan gaya hidup yang lebih global.

“Tantangan hanya dapat diatasi dengan terus meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM), mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, antara lain melalui perbaikan jangkauan dan kualitas layanan publik, penguatan ketahanan budaya, peningkatan kemandirian, pengembangan ekonomi rakyat dan peningkatan daya saing.

Sementara itu Kepala Bappeda Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Ir. Nazalyus menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan Pra Rapat Koordinasi Gubernur Se-BELAJASUMBA 2010 yang diikuti para kepala Bappeda Se-BELAJASUMBA. Dari hasil pembahasan yang dihasilkan nanti akan dibahas pada pembahasan pertemuan pada Rakor para Gubernur Se-BELAJASUMBA pada tanggal 21 April 2010 di tempat yang sama.
Sumber: Rakyat Pos