Senin, 12 April 2010 09:23

PNSI KEMBALI GELAR RAPAT KERJA

Tarakan (Kaltim)---Sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan para Bupati/Walikota yang daerahnya menjadi Destinasi Sail Indonesia yang berlangsung pada tanggal 23 Februari 2010 di Batavia Marina, Jakarta, Panitia Nasional Sail Indonesia yang diketuai Bupati Belitung, Ir.H.Darmansyah Husein kembali menggelar pertemuan rapat dengan agenda Pembahasan Rencana Kerja PNSI yang diselenggarakan pada Sabtu, tanggal 10 April 2010 bertempat di Swiss Bell Hotel, Tarakan, Kalimantan Timur.

Peserta rapat kerja tersebut merupakan utusan dari daerah-daerah destinasi atau daerah persinggahan route Sail Indonesia. Hadir dalam rapat diantaranya Wakil Walikota Tarakan, Suhardjo, Ketua DPRD Tarakan, Effendi Djuprianto, Bupati Ende, Don Bosco M.W, Wakil Bupati Roten Ndao, Drs.Marthen I Saek, Sekda Kota Bau-Bau, Kadisbudpar Maluku Tenggara, Maluku Barat, Jawa Tengah, Yayasan Cinta Bahari Antar Nusa serta undangan lainnya.

Dalam sambutan pada acara pembukaan, Bupati Belitung mengatakan bahwa Sail indonesia yang merupakan Yacht Rally terbesar di Indonesia telah mempersatukan daerah-daerah destinasi. Rute perairan yang aman dan nyaman bagi para Yachter di Indonesia merupakan pencitraan bagi Indonesia di mata dunia, ungkap Darmansyah.

Adapun agenda yang dibahas dalam rapat ini menyangkut pemantapan struktur organisasi PNSI 2010-2013 yang mana diperoleh hasil penambahan struktur kepengurusan PNSI diantaranya, Divisi Regulasi Entry dan Exit Point dengan anggota Kota Tarakan, Kabupaten Saumlaki, Kabupaten Kupang dan Kabupaten Belitung serta Divisi Pengembangan Destinasi, dengan anggota Kabupaten Ende, Dinas Pariwisata Belitung dan Maluku Tenggara.

Disamping itu dibahas pula perihal Entry & Exit Point Sail Indonesia diantaranya mengenai proses CAIT & CIQP yang selama ini menjadi hambatan untuk dijadikan bahan audiensi kepada Komisi X DPR RI. Dalam hal ini PNSI akan mematangkan konsep mengenai permasalahan regulasi tersebut sebelum diajukan ke tingkat nasional dengan  melibatkan ahli hukum. Konsep tersebut diharapkan dapat dijadikan dasar untuk penerbitan Keppres tentang Sail Indonesia. Disamping itu akan diusulkan adanya kajian mengenai regulasi Sail Indonesia.

Untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut, PNSI juga merencanakan akan menggelar rapat di Jakarta pada bulan Mei 2010 dengan mengundang Presiden atau Wakil Presiden,  Menkokesra dan Menko Perekonomian. Diharapkan dengan adanya pertemuan tersebut, Sail indonesia bisa diangkat menjadi acara Nasional dengan diterbitkannya Keppres.

Disela-sela kegiatan pada malam harinya, pada pukul 21.00 WITA  digelar acara talk show ”Dialog Khusus Sail Indonesia” di TV lokal, TV Tarakan dengan menghadirkan nara sumber Ketua PNSI, Wakil Walikota Tarakan, Ketua DPRD Kota Tarakan, dan Ketua YCBAN, Raymont T Lesmana dipandu presenter Dody Irvan.

Turut hadir mendampingi Bupati Belitung, Sekda Belitung, Ir.H.Mulgani, Asisten III Bidang Administrasi, Drs.H.Jasagung Hariyadi, M.Si, Kadisbudpar, Drg.Dian Farida, MM, Kepala DKP, Ir.HA.Toni Batubara, MH, Kabag Humas Setda Kabupaten Belitung, Edy Suprapto, SH, serta Kasubbag Hubungan Lembaga Bagian Humas, Desy Resmita, S.Sos.
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung