Senin, 19 April 2010 09:31

INLA SELENGGARAKAN FESTIVAL SENI BUDAYA CINTA ALAM

Dalam rangka peringatan hari bumi yang jatuh pada tanggal 22 April, Organisasi Perhimpunan Kasih Semesta Alam (Inla) menyelenggarakan Festival Seni Budaya Pecinta Alam, Kemarin, Minggu, 18 April 2010 di Gedung Nasional Tanjungpandan.

Acara Festival Seni Budaya Pecinta Alam ini diawali Hymne Inla yang dibawakan oleh Paduan Suara Inla dan tarian alam dari Sanggar Pelanduk Laki. 

Ketua Organisasi Perhimpunan Kasih Semesta Alam, Ayi Gardiansyah dalam sambuatannya menyatakan bahwa kita sebagai manusia sudah semestinya mencintai alam karena manusia merupakan bagian dari alam. Jika kita mencintai dan mengasihi alam, berarti kita mencintai dan mengasihi diri kita sendiri. Namun apabila kita merusak alam berarti kita merusak diri kita dan menyia-nyiakan hidup kita sendiri.

Sementara itu, Bupati Belitung yang diwakili Kepala Badan Lingkungan Hidup, Syariffudin, SH dalam sambutannya menyambut baik dan berharap kegiatan ini bisa dilakukan di masa yang akan datang untuk menggugah kesadaran masyarakat atas fenomena apasaja yang terjadi, tidak hanya di bidang lingkungan hidup.

Syariffudin juga menjelaskan salah satu ancaman besar di abad millennium ini adalah global warning (pemanasan global) yang ditandai dengan meningkatnya suhu bumi, menipisnya cadangan sumber air bersih dan energi listrik.

Acara dimeriahkan juga oleh Senam Sukacita Semesta, Tembang Bumi Raya dan Drama Cinta Alam dengan judul “Kembalikan Bumiku”.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung, Kepala Dinas Kebersihan, Pasar dan Pertamanan Kabupaten Belitung, Para Kepala Sekolah, serta undangan lainnya. 

Sumber: Humas Setda Kab. Belitung