Selasa, 4 Mei 2010 10:26

WABUP TINJAU PELAKSANAAN UASBN TINGKAT SD/MI

Tanjungpandan- Setelah Pelajar SMA/SMK/MA/SMALB dan Pelajar SMP/MTs/SMPLB melaksanakan UN, hari ini Selasa, Tanggal 4 Mei 2010 giliran Pelajar Tingkat SD/MI yang bersiap melaksanakan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN)  yang digelar serentak di seluruh Indonesia.

Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung mencatat sebanyak 2.487 siswa SD/ MI yang akan mengikuti UASBN dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Belitung. Sebanyak 3 mata pelajaran yang akan diujikan antara lain, Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), seperti yang dipaparkan Harian Pagi Pos Belitung, edisi Selasa, 4 Mei 2010.

Standar kelulusan untuk siswa SD berbeda dengan siswa SMP yang berdasarkan nilai minimal UN. Standar kelulusan siswa SD ditentukan oleh sekolah masing-masing. Prestasi sekolah tidak dilihat dari tingkat kelulusan siswanya, melainkan dilihat dari rata-rata nilai yang diperoleh dari hasil ujian yang dicapai masing-masing siswa di tiap sekolah.

Sementara pada hari pertama pelaksanaan UASBN tingkat SD/MI berlangsung, Wakil Bupati Belitung, Sahani Saleh, S. Sos melakukan peninjauan ke empat sekolah di Kecamatan Tanjungpandan, yaitu SDN No. 44 Tanjungpandan, SDN No. 17 Tanjungpandan, SDN No. 9 Tanjungpandan serta SDN No. 5 Tanjungpandan.
Peninjauan pertama dilakukan dengan mengunjungi SDN 44 Tanjungpandan. Kepala Sekolah SDN No. 44 Tanjungpandan, Agustiningsih, di sela-sela peninjauan menyebutkan seharusnya sebanyak 31 Siswa yang mengikuti UASBN, namun 1 siswa mengundurkan diri, katanya.

Mengenai pengunduran diri siswa, Agustiningsih menjelaskan pihaknya telah melakukan pendekatan kepada keluarga dan siswa yang bersangkutan. Namun upaya yang dilakukan gagal, siswa yang bersangkutan tetap tidak ingin melaksanakan ujian dan melanjutkan sekolah.

Peninjauan kedua dilanjutkan dengan mengunjungi SDN 17 Tanjungpandan sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di Kabupaten Belitung. Dalam peninjauan Kepala Sekolah SDN No. 17, Mesalina Usman mangatakan siswa yang mengikuti UASBN sebanyak 54 Siswa yang dibagi menjadi 3 Kelas. Dalam satu kelas maksimal siswa adalah 20 orang dan sisanya harus berada dikelas lainnya, ungkapnya.

Disela-sela peninjauan UASBN di SDN No. 17, Wabup beserta rombongan juga meninjau beberapa ruangan yang merupakan fasilitas yang dimiliki SDN. No. 17 Tanjungpandan, diantaranya Perpustakaan, Laboratorium IPA, Laboratorium Bahasa dan Ruang Multimedia.

Selanjutnya, Peninjauan ketiga dilakukan di SDN No. 9 Tanjungpandan. Pada peninjauan tersebut diperoleh data sebanyak 68 siswa yang mengikuti ujian. Untuk guru pengawas UASBN di SDN No. 9 berasal dari SDN No. 5 Tanjungpandan dan SD Regina Pacis Tanjungpandan.

Menurut salah satu pengawas di SDN No.9 Tanjungpandan, untuk pengawasan dilakukan dengan cara silang. Guru SDN No. 9 Tanjungpandan menjadi pengawas SDN. No. 5 Tanjungpandan dan SD Regina Pacis.

Peninjauan terakhir dilakukan di SDN No. 5 Tanjungpandan. Dari hasil peninjauan disebutkan sebanyak 71 siswa mengikuti UASBN yang dibagi menjadi 4 kelas. Sementara jumlah seluruh siswa yang bersekolah di SDN. 5 Tanjungpandan sebanyak 495 siswa.

Turut hadir dalam peninjauan Perwakilan Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Heliayana, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Karyadi Sahminan SE, M.AP, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung, Drs. Rafeli, Kepala Bidang TK/SD Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung, Paryanta, Kasubbag Pers Dan Peliputan Bagian Humas, Zakina, S.Sos, M.Si serta sejumlah staf lainnya.
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung