Rabu, 12 Mei 2010 09:22

KUNKER MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN RI

Dirjen Sumber Daya Kelautan dan Perikanan RI Tiba di Belitung
Tanjungpandan—Dirjen Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia DR. Adi Sularso dan rombongan, pada Selasa, 11 Mei 2010 tiba di Bandara Hananjoedin Belitung Pukul 08.59 WIB dengan menggunakan jasa penerbangan Sriwijaya Air SJ051.

Kunjungan Kerja Menteri Kelautan dan Perikanan RI yang pada kesempatan ini diwakili Dirjen Sumber Daya Kelautan dan Perikanan RI dalam rangka Launching Pencanangan Produksi 1 Juta Ton Rumput Laut Tahun 2014 di Kabupaten Belitung sekaligus Restocking atau penyebaran benih kerapu.

Kedatangan Dirjen Sumber Daya Perikanan dan Kelautan RI dan Rombongan disambut oleh Gubernur Propinsi Kepulauan Bangka Belitung H. Eko Maulana Ali, Bupati Belitung, Ir.H.Darmansyah Husein, Wakil dan Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Unsur Muspida, Segenap Jajaran di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kabupaten, Insan Pers serta segenap rombongan lainnya.

Kunjungan pertama Dirjen Sumber Daya Kelautan dan Perikanan beserta rombongan diawali dengan kunjungan ke Pelabuhan Pelayaran Nusantara (PPN) Kabupaten Belitung. Dalam kesempatan ini Kepala PPN Kabupaten Belitung, Suyadi, A. Pi  melakukan paparan tentang sekilas pandang PPN dan Potensi Belitung khususnya sektor perikanan dan kelautan, dilanjutkan dengan peninjauan ke pabrik es unit pengolahan ikan.

Setelah makan siang di restoran Pandan Laut Tanjungpandan, sekitar pukul 13.00 WIB, perjalanan dilanjutkan mengunjungi pelabuhan Tanjung RU, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau guna menghadiri acara puncak yakni, kegiatan program satu juta ton rumput laut dan ikan kerapu.

Dirjen  P2SKP Launching Pencanangan Produksi 1 Juta Ton Rumput Laut Tahun 2014
Badau--Dirjen Pengawasan, Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan RI, Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, DR. Aji Sularso resmi melaunching/mencanangkan program satu juta ton rumput laut dan ikan kerapu yang merupakan salah satu program Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pelabuhan Penyebrangan Tanjung Ru, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau dalam rangka mendukung visi 2015 Indonesia Produsen Perikanan terbesar di Dunia.

Acar Launching ini berlangsung pada pukul 15.30 WIB yang turut dihadiri pula oleh Gubernur Babel, Bupati Belitung, unsur muspida, Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Babel, Ir.Yulistio, Direktur PT Belitung Sejahtera Mandiri (BSM), J.Rianthoni, segenap pejabat di Lingkungan Provinsi Babel, tokoh masyarakat setempat, para nelayan dan segenap undangan lainnya.

Dalam sambutannya Aji mengatakan ”Kita perlu mencanangkan, membulatkan tekad kita agar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, lebih khususnya di Kabupaten Belitung bisa menjadi salah satu sentra produsen perikanan dan kelautan”, dan kita juga sepakat dan kita bulatkan tekad bahwa di daerah ini mampu memproduksi satu juta ton rumput laut dalam jangka waktu lima tahun, karena untuk mengembangkan sektor perikanan dan kelautan, perlu prinsip-prinsip komoditas yang fokus dan intensitas tinggi. Idealnya, jumlah produksi rumput laut serta ikan kerapu harus dalam jumlah besar. Oleh karenanya, pilihan Provinsi Babel untuk mencangkan produksi satu juta ton pada tahun 2014 dinilai sangat tepat agar mampu mensejahterakan pembudidayanya, katanya.

Program satu juta ton rumput laut ini diprediksi akan menyerap banyak tenaga kerja, Kementrian Perikanan dan Kelautan berencana menyiapkan beberapa paket bantuan untuk proses pengolahan rumput laut kering menjadi tepung. ”Pabrikasinya tidak terlalu sulit karena sudah ada model-modelnya mulai dari skala home industry ataupun skala besar, sehingga nilai tambahnya bisa berlipat-lipat, lanjut Aji.

Sementara Bupati Belitung, Ir.H.Darmansyah Husein menjelaskan Pemerintah Daerah telah mengalokasikan lahan untuk pengembangan budidaya rumput laut dan perikanan. Lokasinya berada di perairan mulai pelabuhan Tanjung Ru hingga Pulau Seliu. Oleh karenanya, daerah ini tidak kita alokasikan untuk pertambangan. Kita telah membagi zonasi Belitung, jadi kita tidak sembarangan mengembangkan kawasan, kata Bupati.

Selanjutnya dijelaskan pula bahwa cita-cita besar Kabupaten Belitung untuk mewujudkan status Kawasan ekonomi Khusus (KEK) akan mendorong terciptanya industri pengolahan rumput laut, karena rumput laut dinilai memiliki cabang produksi yang banyak, mulai dari karagenan hingga kosmetik. ”Mudah-mudahan kalau sekitar daerah ini sudah penuh rumput laut, industrinya akan tumbuh berkembang di sini, dan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak dan akan memberikan nilai tambah yang cukup besar, harap Darmansyah.

Disela-sela kegiatan launching, berlangsung penyerahan satu paket bibit rumput laut kepada kelompok petani plasma yang pada kesempatan ini diwakili kelompok petani plasma dari Desa Batu Mana, Pulau Rengit, Desa Dudat, Desa Pegantungan dan Desa Lasar.

Sebelumnya Dirjen dan segenap rombongan berkunjung ke pulau Rengit yang masuk wilayah Kecamatan Badau dan Pulau Kerenggan yang merupakan bagian Kecamatan Membalong dengan menggunakan tiga unit kapal motor. Diperairan ini, segenap rombongan meninjau KJA yang membudidayakan ikan kerapu sunu milik Aswa, warga setempat.

Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Pulau Kerenggan untuk melakukan panen rumput laut milik PT Belitung Mandiri Sejahtera (BMS) dan penebaran benih ikan kerapu tikus diperairan pulau tersebut. Setelah acara launching perjalanan dilanjutkan dengan meninjau Pelabuhan Tanjung Batu yang merupakan daerah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Pada malam harinya kegiatan dilanjutkan dengan Acara ramah tamah dan makan malam bersama di Rumah Dinas Bupati Belitung yang berlangsung pukul 19.30 WIB. Disela-sela acara berlangsung pula acara penadatangan MOU antara BRI dengan PT BSM dan MOU PT BSM dengan Bank Sumsel Bangka Belitung serta paparan mengenai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Sail Indonesia oleh Bupati Belitung.

Sebelum bertolak ke Jakarta, pada hari ini Rabu, Tanggal 12 Mei 2010, Pukul 07.30 WIB rombongan melakukan peninjauan ke kawasan wisata Pantai Tanjung Tinggi dan Tanjung Kelayang yang merupakan lokasi penyelenggaraan event bertaraf internasional yakni, Sail Indonesia.
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung