Jum'at, 14 Mei 2010 10:10

MARAS TAUN MENDORONG PARIWISATA DI BELITUNG

Membalong – “Maras taun adat barik urang Belitong, tande sukor dapat padi baru de ketam, “ sekilas lantunan lagu Maras Taun yang di nyanyikan Bupati Belitung dalam sambutannya pada acara Maras Taun, Kamis, 13 Mei 2010 di rumah kik dukun Bahni Bahri Padang Kandis Kecamatan Membalong.

Maras taun merupakan salah satu adat istiadat yang terdapat dipulau Belitung dengan tujuan untuk mengangkat cirri khas seni budaya daerah masyarakat Membalong yang hidup bermata pancaharian sebagian besar petani dan nelayan sebagaimana yang disampaikan Ketua Panitia Pelaksanaan Maras Taun, Wahyudi dalam laporannya.

Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 13-16 Mei 2010. beraneka ragam kegiatan kesenian yang dilaksanakan seperti kesenian beripat beregong, campak darat dan lesong panjang.

Camat Membalong, Adnizar, SH menyampaikan masyarakat sangat antusias dengan diselenggrakannya kegiatan ini. Ini dibuktikan masyarakat dengan kegiatan gotong royong dilakukan sebelum acara dimulai.

Seluruh Kepala Desa di Kecamatan Membalong juga menunjukan parisipasinya untuk acara Maras Taun ini. Menurut Adnizar, Maras Taun kali ini adalah Maras Taun ke-3 yang dilaksanakan di Kecamatan Membalong.

Sementara itu Bupati Belitung, Ir. H. Darmansyah Husein dalam sambutannya menyampaikan pada bulan Juli nanti akan diselenggarakan Gebyar Wisata Tingkat Kabupaten. Pemenang Gebyar Wisata Tingkat Kabupaten nantinya akan ditampilkan pada acara Sail Indonesia pada Oktober nanti.

Menurut Bupati, acara ini merupakan salah satu kegiatan yang bisa melestarikan kebudayaan di Kabupaten Belitung, dan acara Maras Taun yang menampilkan berbagai macam kesenian Daerah Belitung ini merupakan salah satu kebudayaan yang mendorong kegiatan pariwisata.

Hal yang sama disampaikan Gubernur Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Eko Maulana Ali yang mengatakan bahwa Maras Taun merupakan aset pariwisata yang harus dilestarikan. Menurutnya Maras Taun merupakan manivestasi atau gambaran nyata tentang rasa syukur terhadap Sang Pencipta.

“Pariwisata di Belitung saat ini sedang berkembang sangat luar biasa sehingga masyarakat diharapkan bisa menjaga keramah tamahan dan keharminosan dalam bermasyarakat. Hal ini untuk menarik perhatian para wisatawan yang masuk ke Belitung,” kata Gubernur.

Turut Hadir dalam Acara ini, Wakil Gubernur Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Syamsudin Basari, Para Anggota DPRD Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, Para Anggota DPDR Kabupaten Belitung, Unsur Muspida, Kepala Dinas/ Badan/ Kantor/ Bagian dari berbagai instansi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung.

Sumber: Humas Setda Kab. Belitung