Senin, 7 Juni 2010 21:11

KOTA SENI BAKAL MERIAHKAN PERINGATAN HJKT

Jakarta— Kota Seni (Komunitas Taman Seni Indonesia) yang biasa berkumpul di kawasan Taman Suropati yang terletak di daerah Menteng, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat bakal datang ke Belitung dan menggelar pertunjukan orkestra pada puncak peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpandan yang jatuh tepat pada tanggal 1 Juli.

Hal ini seperti diungkapkan oleh Ketua Dewan Kesenian Belitung, Mansyur yang mengatakan, kedatangan para seniman ini ke Belitung untuk memeriahkan peringatan HJKT sekaligus ajang promosi budaya Belitong dalam rangka Visit Babel Archipelago
2010. Rencananya para musisi ini akan berkolaborasi membawakan lagu-lagu melayu khas pulau Belitong yang akan digelar pada Tanggal 30 Juni s.d 2 Juli 2010 di Kawasan wisatan Pantai Tanjungpendam pada sore hari dan dilanjutkan sampai malam hari.

“Mereka akan tiba di Tanjungpandan pada Tanggal 28 Juni, lalu Tanggal 29 Juni langsung observasi ke lapangan, dan Tanggal 30 Juni akan mulai tampil untuk menghibur masyarakat Belitung”, ungkapnya.

Komunitas Taman Seni Indonesia merupakan suatu komunitas yang lahir dari perkumpulan para seniman dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, karyawan, orang tua maupun seniman jalanan yang mana lokasi tempat mereka berkumpul cukup dengan memanfaatkan ruang publik yakni, Taman Suropati yang terletak di daerah Menteng, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, seperti diungkapkan juga oleh Mansyur.

Sementara Bupati Belitung, Ir.H.Darmansyah Husein, pada Minggu, Tanggal 6 Juni 2010 juga sempat berkunjung ke Taman Suropati guna melihat langsung pertunjukan orkestra yang dibawakan para seniman kota seni. Bupati juga sempat mengabadikan moment ini dengan foto bersama dengan salah satu seniman orkestra.

Taman Suropati Chamber yang dibentuk pada Mei 2007 lalu kini telah memiliki sekitar 120 anggota. Komunitas yang memberikan pelatihan musik secara sukarela ini rutin berlatih musik di Taman Suropati Jakarta setiap hari Minggu dari pagi hingga sore
hari. Melalui komunitas ini, masyarakat da pat mempelajari alat musik seperti biola dan gitar, serta membaca not-not musik.

Menurut sang pendiri yang sekaligus ketua “Taman Suropati Chamber”, Ages, seperti dilansir dari detik.com tujuan didirikannya komunitas musik ini tak lain adalah untuk melestarikan budaya seni musik bangsa serta mengajak masyarakat untuk lebih
mencintai lingkungan sekitar mereka daripada mencintai pusat-pusat hiburan.

Dewasa ini kota seni telah memiliki sedikitnya sembilan divisi aktif, dimana setiap divisi ini melakukan kegiatan pengajaran aktif setiap minggunya dengan mata pelajaran yaitu, divisi teater, divisi sastra, divisi string (biola,cello dll), divisi alat musik tiup (brass ,wood wind), divisi seni rupa (seni kriya,seni lukis,seni patung), divisi vocal, divisi otografi, divisi gitar, dan divisi film.



Sumber: Humas Setda Kab. Belitung