Selasa, 8 Juni 2010 12:07

LOMBA DESA/KELURAHAN TINGKAT PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Tanjungpandan—Kedatangan rombongan Tim Penilai Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Kantor Lurah Parit, Tanjungpandan disambut hangat Lurah segenap perangkat Desa, Jajaran Pemerintah Kabupaten Belitung serta masyarakat setempat dengan diiringi rebana dan ritual berbalas pantun.

Kedatangan rombongan dalam rangka acara lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal ini sejalan dengan ketentuan Pasal 16 ayat (2) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Perlombaan Desa dan Kelurahan.

Lurah Parit, Sugeng Hartanto, S.Ip dalam laporannya menjelaskan tentang selayang pandang Kelurahan parit menyangkut luas wilayah Kelurahan Parit seluas 2,3 Km2 (2.300 Ha) terdiri dari 6 Lingkungan, 14 Rukun Warga (RW), dan 46 Rukun Tetangga (RT).

Secara umum Kelurahan Parit merupakan salah satu kelurahan terluas di Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung yang mempunyai potensi unggulan yang cukup beragam. Kelurahan Parit tidak memiliki potensi tambang/galian. Dilihat dari sektor pekerjaan/mata pencaharian penduduknya, diketahui bahwa sektor yang menonjol di Kelurahan Parit adalah jasa dan perdagangan.

Hal ini dapat dilihat dari mata pencaharian penduduk yang beragam pula, sebagian besar tergantung pada sektor jasa dan perdagangan. Sektor lainnya yang tidak kalah penting adalah sektor industri, konstruksi serta transportasi dan lain-lain. Mengingat status Kelurahan Parit yang merupakan kota bisnis, maka perdagangan pun berkembang cukup pesat.

Sementara Bupati Belitung, Ir.H.Darmansyah Husein dalam sambutannya mengatakan, sejak beberapa tahun lalu, Kantor Dinas/Kecamatan/Lurah secara fisik sudah bagus, langkah selanjutnya tinggal bagaimana kita mengembangkan SDM dan program di masing-masing Kelurahan/Desa. Dan hal ini harus bisa bersinerji dengan program PKK dan pemberdayaan masyarakat  yang ada di Desa dan Kecamatan.

Oleh karenanya saya himbau kepada para Camat/Lurah agar membuat program yang dapat menyehatkan masyarakat, dan saya juga ingin agar ibu-ibu PKK dapat menjadi tulang punggung untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya lingkungan yang hijau, sehat dan asri, jelas Darmansyah.

Diakhir sambutannya Bupati berharap mudah-mudahan ke depan program administrasi pemerintah dapat sejalan dengan kesadaran masyarakatnya agar keduanya dapat berjalan secara bersinerji, serasi dan seimbang.

Ketua Tim Penilai, Hj.Kartina, SH, M.Si diawal laporannya terlebih dahulu memperkenalkan para tim penilai sebanyak 13 anggota tim, diantaranya 1 orang ketua tim, 9 orang anggota tim dan 3 orang administrasi. Adapun indikator yang akan menjadi penilaian dari kesembilan orang tim juri diantaranya, masalah tingkat perekonomian masyarakat, masalah penduduk, masalah keamanan dan ketertiban masyarakat, masalah pendidikan masyarakat, masalah kesehatan masyarakat, masalah administrasi pemerintahan, masalah lembaga kemasyarakatan, masalah partisipasi masyarakat serta administrasi PKK.

Dalam hal ini masalah administrasi pemerintahan dan keadaan perkantoran merupakan faktor penilaian yang paling penting dan menjadi perhatian yang besar. Secara umum untuk sambutan awal, Kelurahan Parit sudah mendapat nilai plus, tapi yang utama tentunya terkait bagaimana kinerja yang telah dilaksanakan pada Tahun 2008-2009, dan harapan saya mudah-mudahan provinsi kita bisa maju ke tingkat Nasional, kata Kartina.

Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Belitung, Sahani Saleh, S.Sos, Asisten I Bidang Pemerintahan B.Maiya Hasibuan, SH, Camat Tanjungpandan, M Aidin Dahri, perwakilan DPRD Kabupaten Belitung, perwakilan Muspida, Ketua dan Wakil Ketua tim penggerak PKK beserta anggota, segenap Jajaran di Lingkungan Pemkab Belitung, tokoh masyarakat, tokoh agama, masyarakat setempat beserta segenap undangan lainnya.

Diakhir acara rombongan langsung melakukan peninjauan guna memberikan penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan para juri. Acara juga diramaikan dengan kegiatan pameran dan bazar produk kerajinan dan makanan khas Belitung. Selanjutnya di hari yang sama pada siang harinya sekitar pukul 13.00 WIB, peninjaun dilanjutkan dengan mengunjungi Desa Dukong.***(dk)
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung