Senin, 21 Juni 2010 08:09

Penandatanganan SHP seri Peduli Lingkungan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2010

KEANEKARAGAMAN HAYATI, MASA DEPAN BUMI KITA

Dengan mengadopsi semangat seluruh bangsa di dunia, Indonesia melalui Kementrian Lingkungan Hidup pada peringatan hari lingkungan hidup se dunia tahun 2010 mengusung tema: “Keanekaragaman hayati, Masa Depan Bumi Kita”, United Nations Environment Programme (UNEP) sendiri mengangkat tema : Many Species, One Planet, One Future.
Keanekaragaman hayati menjadi issue sentral pada peringatan kali ini. Ini sejalan dengan penetapan tahun 2010 sebagai “Tahun Internasional Keragaman Hayati” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Tema ini pun menjadi penting mengingat bahwa Indonesia yang dikaruniai Tuhan kekayaan keanekaragaman hayati yang harus diwariskan kepada generasi yang akan datang.

Pendeklarasian tahun 2010 sebagai Tahun Internasional Keanekaragaman Hayati digunakan sebagai ajang kampanye global warming, issue tentang lingkungan yang tengah menghangat di seluruh dunia akhir-akhir ini. Bagaimana kita telah berulang kali diingatkan bahwa menjaga serta melestarikan lingkungan hidup bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi tugas kita semua sebagai warga Negara yang baik.

Eksploitasi yang berlebihan terhadap keanekaragaman hayati berdampak mengancam kelestarian tatanan dan fungsi ekosistem. Padahal keanekaragaman hayati merupakan unsure pembentuk kelestarian lingkungan hidup yang berfungsi sebagai penopang utama kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia.

Untuk mendukung program pemerintah dan sebagai bukti nyata perwujudan kepeduliannya terhadap Lingkungan Hidup, PT Pos Indonesia (Persero) pada tanggal 5 Juni 2010 menerbitkan prangko seri Peduli Lingkungan Hidup tahun 2010. Pada terbitan tahun ini dan untuk mendukung tema yang telah dicanangkan oleh pemeritah, ditampilkan obyek desain “Anak dan Lingkungan”, “Dampak Perusakan Lingkungan” dan “Memelihara Keanekaragaman Hayati”.
Peluncuran prangko seri “Peduli Lingkungan” dilakukan bersamaan dengan peringatan “World Environment Day” yang setiap tahun diperingati pada 5 Juni, tetapi peringatan tersebut baru dapat dilaksanakan pada hari selasa 8 Juni 2010.

Pada  sambutannya Presiden menyampaikan pentingnya pengendalian lingkungan untuk memelihara kualitas keanekaragaman hayati dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Secara global posisi Indonesia yang berada pada kawasan hutan hujan tropis, selain Amazon di Amerika Selatan dan Kongo di Afrika merupakan kawasan yang menjadi paru paru dunia. Untuk mendapatkan paruparu dunia yang sehat dari pencemaran dan perusakan lingkungan tentu tidak bisa dipikul sendirian. Presiden menyatakan bahwa negara negara maju yang memiliki sumberdaya berupa uang, teknologi dan pengalaman berkewajiban memberikan bantuan kepada pemilik hutan hujan tropis.
Setelah memberikan sambutannya, Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono menandatangani Sampul Hari Pertama menandai peluncuran prangko seri“Peduli Lingkungan”.

Hadir pada acara tersebut hampir seluruh menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, anggota Watimpres yang juga mantan Menteri LH Emil Salim, gubernur se Indonesia, dan duta besar Negara-negara sahabat.
Sumber: PT Pos Indonesia ( Persero ) Kantor Pos Tanjungpandan 33400