Kamis, 8 Juli 2010 09:09

MUSIKALISASI PUISI LASKAR PELANGI

Gantung --- Konser Musikalisasi Puisi Laskar Pelangi menjadi kejutan untuk sebagian masyarakat di Pusat Jajanan Masyarakat (Pujamas) Desa Lenggang, Gantung Kabupaten Belitung Timur pada Selasa 6 Juli 2010 kemarin. Teman-teman Andrea dari Jakarta turut memeriahkan acara ini, Meda seorang penyanyi dan Arbi seorang pembaca puisi.

Suasana malam itu terlihat artistik saat panggung konser dipasang layar lebar dan dijajarkannya obor di sekitar area konser, sedangkan bagian atas panggung dipasang sebuah lampu pada ujung tongkat bambu. Terlebih saat lantunan suara merdu Meda menjadi satu paket dengan pembacaan puisi dan dilanjutkan oleh Andrea yang kemudian menyampaikan pengantar tentang puisi dan pembaca puisi yang akan tampil dengan sesekali diiringi petikan gitar.

Beberapa warga Belitung ikut mengisi acara untuk berpuisi. Para pembaca puisi tersebut diantaranya Saderi, Rusidi – seorang guru asal Gantung yang mengajar di Purwakarta dan Isral – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Dendang. Puisi-puisi yang mereka bawakan antara lain berjudul ’malu Aku Jadi Orang Indonesia’, ’Blues Penambang Timah’, ’Sungai Linggang’ dan ’Berdandan’.

Pada Harian Pagi Pos Belitung edisi Kamis, Tanggal 8 Juli 2010, Andrea mengatakan minimnya alternatif tontonan bagi masyarakat menjadi latar belakang penyelenggaraan konser tersebut. Andrea menilai konser ini merupakan peristiwa bersejarah bagi Beltim dan Kecamatan Gantung. Membawakan sastra di ruang publik adalah sesuatu yang baru pertama kali dilakukan di tanah kelahirannya. Musikalisasi Puisi Laskar Pelangi merupakan wujud membawakan sastra dengan cara yang cair. Ny

Sumber: Pos Belitung