Selasa, 8 Juli 2008 05:34

Bupati Tinjau Korban Kebakaran di Jl. Yos Sudarso Tanjungpandan

PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN (PMK) siaga 24 jam pada Telp (0719) 22113 Tanjungpandan (WP), Kulkas yang baru tiga bulan dibeli hitam gelap tak mampu menahan si jago merah. Petugas Pemadam Kebarakan Pemkab Belitung dibantu aparat Polres, Kodim 0414 Belitung dan sejumlah warga. Kurang dari 40 menit api yang membakar sebuah rumah yang diapit gedung sekolah SD Nasional dan gedung bertingkat akhirnya berhasil dipadamkan. Meski tidak memakan korban jiwa diperkirakan jumlah kerugian materiil mencapai puluhan juta rupiah. Rumah yang terpojok ini ditinggali dua orang anak . Pada saat kebakan keduanya masih berjualan ayam di Pasar Tanjungpandan. Pasca kebakaran Bupati Belitung Ir.Darmansyah Husein didampingi, Setda Kabupaten Belitung Ir.Mulgani, Camat Tanjungpandan Azhar SIp, Lurah Kota Subei, Kabag Sosial Setda Kabupaten Belitung Achyat, Kepala Satpol PP Ansyorini meninjau lokasi kebakaran. Bupati Belitung Ir.Darmansyah Husein berharap pemilik rumah dapat tabah menjalani musibah ini dan mengambil hikmah dari kejadian ini. Bupati juga memberikan bantuan sebagai rasa turut berduka cita atas kejadian yang menimpa warga Tanjungpandan ini. Sejak Februari hingga Maret 2008 telah terjadi 3 (tiga) kali kebarakan di kecamatan Tanjungpandan, Selat Nasik dan Sijuk. Hembusan angin bulan Februari yang begitu cepat turut mempercepat aksi si jago merah yang melalap rumah penduduk. Roni (29) salah satu anak dari Rojali mengemukakan api membakar begitu cepat barang-barang berharga dirumahnya meskipun dua mobil PMK sudah dikerahkan. Saat itu ia bersama istri, anak dan adiknya sedang berjualan ayam di pasar Tanjungpandan. Diperkirakan penyebab kebakaran berasal dari stop kontak listrik yang menimbulkan percikan dan langsung membakar gorden. Letupan dari stop kontak ini sempat diketahui Tina istrinya Roni sebelumnya dan stop kontak di KWH pun sempat diperiksa Roni sepulang dari pasar. Kepada istrinya Roni menyatakan tidak apa-apa dan kembali ke Pasar. Dalam setiap kegiatan memang perlu kehati-hatian jangan sampai menimbulkan kerugian dikemudian hari namun musibah kadang tidak dapat kita kata warga sekitar yang turut membantu pada saat kebakaran terjadi. \"Kami juga berharap masyarakat dapat membantu minimal mempermudah akses menuju lokasi kebakaran\" kata Ansyorini (fithrorozi). Sumber: