Selasa, 13 Juli 2010 09:31

MELALUI BELTIM BABEL MENDUNIA

Manggar - - - Festival Warung Kopi (Warkop) dan Pagelaran Kesenian Kabupaten Belitung Timur (Beltim) 2010 di lapangan basket di sekitar kawasan Pasar Manggar resmi di tutup oleh Syamsudin Basari selaku Wakil Gubernur (Wagub), Minggu (11/7).

Syamsudin Basari dalam Harian Pagi Pos Belitung edisi Selasa, 13 Juli 2010 mengatakan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mampu mengangkat nama Provinsi Bangka Belitung (Babel) tidak hanya tingkat nasional tapi mendunia dengan adanya Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi. Sudah selayaknya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel memperhatikan secara khusus daerah ini dalam beberapa hal termasuk pembangunan. Karena dengan adanya Laskar Pelangi banyak wisatawan yang berkunjung ke Belitung maupun Beltim. Kegiatan seperti ini dapat mengangkat citra yang positif sekaligus mempromosikan budaya, tradisi, serta potensi Kabupaten Beltim khususnya kota Manggar untuk menjadi daerah yang unik.

Yang harus disadari kekuatan pariwisata terletak pada manusianya, yakni manusia yang hangat, ramah, murah senyum dan juga adanya faktor asli, langka, unik, indah. Karena kekuatan pariwisata ini treletak pada manusianya. “Untuk itu berbagai langkah dan penggarapan harus difokuskan pada sumber daya manusia,” ujar wagub.

Sementara itu Asisten I Setda Kabupaten Beltim Umar Hasan yang mewakili Bupati Beltim Khairul Efendi dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Beltim mencoba untuk menunjukkan eksistensi kepariwisataan dan perekonomian masyarakat lokal melalui kegiatan ini. Potensi di daerah ini cukup banyak, namun potensi wisata yang ada tidak semuanya memiliki kualitas unggulan. “Kedepan kita akan semakin berbenah dalam mengembangkan potensi kesenian daerah yang ada dan membesarkan icon Kota Manggar sebagai Kota 1001 warkop. Kita juga berharap acara seperti ini dapat diselenggarakan kembali dan menjadi agenda tahunan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, tentunya dapat lebih baik lagi dan yang perlu diperhatikan terhadap lokasi festival,” ujarnya. (Mitha)
Sumber: Pos Belitung