Senin, 2 Agustus 2010 00:15

KABUPATEN BELITUNG IKUT SERTA DI LEGIAN BEACH FESTIVAL

Denpasar – Untuk pertama kalinya Kabupaten Belitung berkesempatan untuk berpartisipasi mengikuti Legian Beach Festival (LBF) ke-4 Tahun 2010 yang kembali digelar di kawasan wisata Pantai Legian, Bali mulai Tanggal 30 Juli hingga 2 Agustus. Festival ini merupakan agenda Kementerian Pariwisata dan Budaya dalam rangka memperkenalkan kebudayaan Indonesia.

Berbagai pentas seni dan budaya ditampilkan meramaikan festival yang bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para wisatawan domestik maupun mancanegara yang diikuti sekitar 35 Kabupaten se-Indonesia. Dalam festival ini masing-masing daerah akan memperkenalkan budaya-budaya dari tiap daerahnya, seperti diungkapkan oleh Ketua Panitia, Drs. Nyoman Sarjana saat menghadap Bupati Badung A.A Gde Agung, SH di ruang Rapat Bupati Badung guna memohon dukungan dari Pemerintah Kabupaten Badung untuk menyukseskan agenda yang dilaksanakan setiap tahun tersebut, seperti dilansir dari www.badungkab.go.id.

Pada acara pembukaan Bupati Belitung Ir.H.Darmansyah Husein menyempatkan diri untuk hadir memenuhi undangan panitia, tidak ketinggalan sebelum acara dimulai Beliau berkunjung ke stand Kabupaten Belitung guna melihat kesiapan tim Humas mempersiapkan standnya sebelum mendapat penilaian dari para juri serta dikunjungi para turis, pelancong maupun masyarakat setempat yang sudah ramai berlalu lalang guna menikmati suasana pembukaan acara.

Selanjutnya Bupati Belitung didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Belitung B.Maiya Hasibuan, SH dan Kabag Humas Edy Suprapto, SH berkeliling di area sekitar lokasi guna menikmati pemandangan di sekitar area sambil melihat-lihat para pedagang yang ikut serta meramaikan festival ini dengan menjajakan berbagai barang kerajinan dan produk khas`daerah sebelum acara pembukaan dimulai.

Acara pembukaan dimulai pukul 19.00 WIT, sedikit terlambat dari jadwal semula sekitar pukul 16.00 WIT, namun hal ini tidak mengurangi kemeriahan acara yang diramaikan dengan penampilan atraksi kesenian budaya Indonesia. Sebelumnya sore hari sekitar pukul 15.00 WIT, para juri yang berasal dari kalangan Pemerintah, pihak hotel dan panitia acara sempat berkeliling ke masing-masing stand guna memberikan penilaIn pertama kepada para peserta. Tentunya masing-masing Kabupaten tampak begitu antusias menampilkan dan mempromosikan potensi yang menjadi ciri khas masing-masing daerah untuk menarik simpati para juri sehingga bisa pulang dengan gelar juara. Para juri pun tak segan memberikan masukan dan saran kepada para peserta tentang penataan stand, pemberian informasi maupun strategi promosi. Hal ini tentunya sangat berguna dan dapat menjadi acuan bagi para peserta agar ke depan menjadi lebih baik lagi.

Antusias para pengunjung terhadap pelaksanaan acara ini dinilai cukup baik, hal ini tergambar dari ramainya pengunjung yang datang dan berlalu lalang memasuki arena stand yang ada, tidak ketinggalan stand Kabupaten Belitung yang menampilkan berbagai potensi daerah yang diformat dalam bentuk foto-foto hasil dokumentasi tim humas berupa foto pemandangan objek pariwisata andalan, seni budaya khas daerah, serta produk kerajinan yang merupakan hasil kreasi para pengrajin Belitung hingga makanan khas Belitung tampak terjejer rapi menggelitik rasa penasaran para pengunjung, utamanya para turis yang tampak begitu tertarik dengan pemandangan pantai Belitung yang dinilainya sangat cantik dan eksotik dikelilingi bebatuan granit yang unik.

Apalagi pada hari pertama para pengunjung kami manjakan dengan pemberian souvenir khas daerah Belitung secara gratis, bahkan diantara beberapa pengunjung tampak penasaran dengan beberapa produk hasil kerajinan yang kami pajang sebagai materi untuk memperkenalkan Belitung secara keseluruhan di rana nasional maupun internasional. Rasa penasaran pengunjung menambah semangat tim kami untuk memperkenalkan dan mempromosikan lebih jauh tentang Belitung, bahkan diantara pengunjung banyak yang sudah tak sabar ingin berkunjung ke Belitung, utamanya para turis yang memang menyenangi objek wisata pantai.

Hingga akhir penutupan legian beach festival, di sekitar pantai legian khususnya area pelaksanaan legian beach festival masih terlihat cukup ramai didatangi para pengunjung yang tidak mau ketinggalan menikmati sajian acara yang disuguhkan panitia. Hal ini tentunya akan memberikan angin segar yang cukup baik bagi para peserta pameran untuk dapat lebih mempromosikan dan menarik minat para wisatawan untuk berkunjung ke daerahnya masing-masing, sehingga dapat kembali ke daerah dengan membawa sejuta manfaat dan pengalaman berharga yang dapat dijadikan bahan perbandingan, masukan dan acuan untuk memajukan pembangunan daerah.

Pengalaman berharga yang dapat kita petik dari Bali, bahwasanya untuk memperkenalkan potensi daerah yang ada haruslah diimbangi dengan gencarnya strategi promosi yang jitu dan pemberian informasi yang tepat sasaran kepada khalayak luas, jangan pernah merasa cukup puas dengan apa yang sudah ada. Teruslah berkarya dan berkreatifitas untuk membangun daerah, dan jangan lupa untuk senantiasa melibahkan berbagai pihak terkait utamanya masyarakat luas dalam melakukan setiap perubahan untuk kemajuan daerah  agar adanya kesiapan daerah menghadapi setiap perubahan yang akan terjadi.***Humas


Sumber: Humas Setda Kabupaten Belitung