Senin, 16 Agustus 2010 12:40

HASIL SENSUS PENDUDUK 2010

Tanjungpandan—Penyelenggaraan Sensus Penduduk 2010 yang telah dilaksanakan secara serentak pada bulan Mei lalu di seluruh Indonesia merupakan hajatan besar Bangsa Indonesia yang hasilnya sangat penting dalam rangka perencanaan pembangunan.

Adapun hasil sensus penduduk 2010 angka sementara di Kabupaten Belitung berupa cakupan data dasar dari angka sementara SP2010 yang mulai dipublikasikan Badan Pusat Statistik Kabupaten Belitung mulai hari ini, Senin, Tanggal 16 Agustus 2010 berupa data jumlah penduduk menurut jenis kelamin, menurut wilayah administrasi, berikut parameter-parameter turunannya seperti kepadatan penduduk, seks rasio, dan laju pertumbuhan penduduk, baik yang bertempat tinggal tetap maupun yang tidak bertempat tinggal tetap.yang telah dipublikasikan Badan Pusat Statistik.

Berdasarkan hasil pencacahan SP2010, jumlah penduduk Kabupaten Belitung sementara adalah 155.924 orang, yang terdiri dari 80.647 laki-laki dan 75.277 perempuan. Dari hasil SP2010 tersebut tampak bahwa distribusi penduduk Kabupaten Belitung bertumpu di Kecamatan Tanjungpandan, yakni sebesar 55,14 %, kemudian diikuti oleh Kecamatan Sijuk, dan Kecamatan Membalong. Badau dan Selat Nasik adalah 2 Kecamatan dengan urutan terbawah yang memiliki persentase penduduk paling sedikit, yakni kurang dari 9 %.

Sementara penyebaran penduduk Kabupaten Belitung terkosentrasi di Kecamatan Tanjungpandan dan Kecamatan Sijuk dengan luas wilayah Kabupaten Belitung 2.293,690 kilo meter persegi yang didiami oleh 155.677 orang, maka rata-rata tingkat kepadatan penduduk Kabupaten Belitung adalah sebesar 68 orang per kilo meter persegi. Kecamatan yang paling tinggi tingkat kepadatan penduduk adalah Kecamatan Tanjungpandan, yakni sebesar 277 orang per kilo meter persegi. Sedangkan kecamatan yang paling rendah tingkat kepadatan penduduknya adalah Kecamatan Membalong.

Untuk Sex ratio disebutkan bahwa penduduk Kabupaten Belitung adalah sebesar 107, yang artinya jumlah penduduk laki-laki 7 persen lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk perempuan. Sex ratio terbesar terdapat di 3 Kecamatan, yaitu Kecamatn Badau, Sijuk, dan Membalong. Sedangkan sex ratio terkecil terdapat di Kecamatan Tanjungpandan, yaitu sebesar 105, yang artinya jumlah penduduk laki-laki 5 persen lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk perempuan.

Laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Belitung per-tahun selama sepuluh tahun terakhir yakni dari Tahun 2000-2010 sebesar 2,38 persen. Laju pertumbuhan penduduk Kecamatan Badau adalah yang tertinggi dibandingkan kecamatan lain di Kabupaten Belitung, yaitu sebesar 2,69 persen. Kecamatan Tanjungpandan walaupun menempati urutan jumlah penduduk terbesar di Kabupaten Belitung, namun dari sisi laju penduduk menempati urutan kedua, yakni sebesar 2,51 persen. Sedangkan Kecamatan Selat Nasik pertumbuhan penduduknya cenderung lebih lambat dibandingkan kecamatan lainnya.

Jumlah rumah tangga berdasarkan hasil SP2010 adalah 40.429 rumah tangga. Sedangkan jumlah penduduk adalah 155.9245 orang. Ini berarti bahwa banyaknya penduduk yang menempati satu rumah tangga dari hasil SP2010 rata-rata sebanyak 3,86. Rata-rata anggota rumah tangga di setiap kecamatan berkisar antara 3,49 orang sampai dengan 3,99 orang. Kecamatan yang memiliki rata-rata anggota rumah tangga diatas rata-rata Kabupaten adalah Kecamatan Tanjungpandan dan Selat Nasik. Sedangkan Kecamatan yang paling sedikit rata-rata anggota rumah tangga adalah Kecamatan Membalong, yaitu sebesar 3,49 orang.

Sementara berdasarkan hasil Sensus Penduduk Tahun 2010, seperti yang disampaikan Presiden RI dalam pidato kenegaraannya disebutkan bahwa jumlah penduduk Indonesia adalah mencapai sebesar 237,6 juta jiwa, atau bertambah sebanyak 32,5 juta dari jumlah penduduk pada Tahun 2000.
Sumber: Badan Pusat Statistik Kabupaten Belitung