Rabu, 18 Agustus 2010 08:43

PERINGATAN PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI KE 65 DI KABUPATEN BELITUNG

Upacara Pengibaran Sang Saka Merah Putih

Tanjungpandan- Upacara Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 65 yang mengusung tema ”Dengan Semangat Proklamasi 17 agustus 1945, Kita Sukseskan Reformasi Gelombang Kedua, untuk Terwujudnya Kehidupan Berbangsa yang Makin Sejahtera, Makin Demokratis dan Makin Berkeadilan” disambut antusias masyarakat Kabupaten Belitung. Hal ini tampak dari ramainya masyarakat yang datang berbondong-bondongguna mengikuti jalannya prosesi upacara yang berlangsung di Lapangan Stadion Pangkallalang, Selasa, 17 Agustus 2010.

Tepatnya pukul 09.30 WIB, upacara pengibaran sang saka merah putih dimulai. Prosesi pengibaran sang saka merah putih berlangsung khidmat, diawali dengan pergerakan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) yang merupakan putra-putri pilihan terbaik dari para pelajar SLTA Kabupaten Belitung menuju mimbar upacara untuk menjemput sang saka merah putih yang diserahkan oleh Bupati Belitung, Ir H Darmansyah Husein selaku Inspektur Upacara kepada Relni Aranta Pelajar SMK Negeri 2 Tanjungpandan yang bertugas sebagai pembawa baki.

Sementara bertindak sebagai komandan upacara yakni, Ipda Rio Mikael Tobing dari Polres Belitung, sedangkan tiga anggota paskibra yang bertugas mengibarkan bendera adalah Gerry Adhitya Belamata pelajar SMAN 1 Tanjungpandan, Hary Sabtian pelajar SMKN 2 Tanjungpandan dan Frederikus Anggorius pelajar SMAN 1 Tanjungpandan. Suasana semakin khidmat ketika bendera mulai dikibarkan dengan diiringi kumandang lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan kelompok aubade. Masing-masing peserta upacara tampak larut dalam suasana kemerdekaan sebagai wujud penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan pejuang kemerdekaan RI.

Puncak Peringatan detik-detik proklamasi ditandai dengan bunyi sirene selama 1 (satu) menit yang sebelumnya berlangsung pembacaan naskah Proklamasi oleh Inspektur Upacara, disusul pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Andi Saparudin Lanna, SH.

Seusai pelaksanaan upacara, berlangsung penyerahan tanda penghargaan Satya Lencana yang diserahkan oleh Bupati Belitung kepada tiga orang PNS di Lingkungan Pemkab Belitung, diantaranya H Nuhadi, S.Ipem dengan masa kerja 30 tahun, Drs. H Jasagung Hariyadi, M.Si dengan masa kerja 20 tahun dan Zuriyani dengan masa kerja 10 tahun. Turut hadir dalam pelaksanaan upacara, Wakil Bupati Belitung, Sahani Saleh, S.Sos, unsur Muspida Kabupaten Belitung, Para anggota DPRD Kabupaten Belitung, segenap Jajaran di Lingkungan Pemkab Belitung, sejumlah Pejabat daerah, tokoh agama/masyarakat/pemuda serta undangan lainnya.

Sedikitnya terdapat 7 kesatuan mengikuti upacara ini di antaranya, gabungan anggota pok korsik (gersang), kompi gabungan I yang merupakan anggota Kodim 0414/Belitung, Lanud Tanjungpandan dan Polres Belitung, kompi gabungan II anggota Pol PP, Kesbanglinmas, Satpam, kompi gabungan II terdiri dari anggota Korpri dan PPI, kompi gabungan IV para pelajar SMA dan SMK, Kompi Gabungan V anggota pramuka dan kompi gabungan VI yang merupakan anggota pramuka tingkat SMP.

Upacara Penurunan Sang Saka Merah Putih

Tanjungpandan-Upacara Penurunan Bendera Merah Putih yang berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB tetap berlangsung lancar dan khidmat, meskipun hujan sempat menguyur kota Tanjungpandan pada siang harinya, namun hal ini tentunya tidak mengurangi sakralnya upacara peringatan HUT RI.

Sebelum prosesi pelaksanaan upacara penurunan bendera dimulai, terlebih dahulu para undangan dan masyarakat setempat disuguhkan atraksi penampilan dari drumband Bina Praja yang melakukan defile dengan membawakan beberapa tembang serta dilanjutkan dengan penampilan gabungan beberapa paduan suara yang tampil membawakan lagu-lagu perjuangan kemerdekaan. Derap tegap langkah kaki anggota Paskibraka mengawali prosesi penurunan bendera. Paulin Korensia, pelajar SMAN 1

Tanjungpandan yang bertugas sebagai pembawa baki tampak anggun melangkah menuju lapangan upacara. Disusul tiga orang petugas penurunan bendera diantaranya, Deni Haryanto, M Harfian Fajar dan Ricky Pratama yang tampak gagah melangkah menuju tiang bendera guna menjalankan tugasnya sebagai petugas penurunan bendera. Sementara bertindak selaku komandan upacara adalah Kapten (POM) Geovani David, SH dari Lanud Tanjungpandan.

Ketegangan sempat meliputi para anggota Paskibraka Kabupaten Belitung saat bertugas menaikkan maupun menurunkan bendera pada Upacara Peringatan detik-detik Proklamasi kemerdekaan RI yang Ke-65 tahun ini. Namun, prosesi pengibaran dan penurunan bendera merah putih dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Tampak luapan kegembiraan bercampur keharuan ketika Bendera merah putih berhasil dikibarkan dan diturunkan dengan sempurna.

Meskipun pada pelaksanaan upacara HUT RI tahun ini bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadhan 1431 Hijriyah, namun hal ini bukanlah menjadi kendala berarti yang akan mengurangi makna nasionalisme dan kecintaan kita terhadap Bangsa dan Negara Republik Indonesia.

Momentum pelaksanaan upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan ini hendaknya dapat kita jadikan sebagai wujud penghormatan terhadap jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Bangsa dan Negara. Hal ini tentunya dapat menjadi renungan bagi kita semua untuk senantiasa meningkatkan persatuan dan kesatuan menuju Indonesia yang bersatu, aman, adil, demokratis dan sejahtera. Dirgahayu Republik Indonesia Ke 65. Merdeka!!***dk
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung