Kamis, 26 Agustus 2010 14:14

KEK BELITUNG DEMI KEPENTINGAN BANGSA INDONESIA

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) adalah kawasan dengan batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu seperti yang dinyatakan dalam Pasal 1 UU Nomor 39 Tahun 2009. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Belitung berupaya keras untuk mendapatkan status tersebut.

Beberapa kali pertemuan dilakukan dengan pihak terkait dalam rangka mendapatkan dukungan Belitung, khususnya kawasan Pelabuhan Tanjung Batu dan sekitarnya sebagai KEK. Kamis, 26 Agustus 2010 kembali Bupati Belitung Ir. H. Darmansyah Husein didampingi Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Andi Saparuddin Lanna, SH beserta seluruh anggota Komisi II DPRD Kabupaten Belitung mempresentasikan tentang Kebijakan Pemerintah Kabupaten Belitung dalam Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dihadapan Deputi Pengembangan Regional dan Otonomi Daerah Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, bertempat di Gedung Serba Guna 4 Bappenas Jakarta sekitar pukul 10.30 WIB.

Lebih kurang 40 menit lamanya Bupati Belitung memaparkan panjang lebar tentang mengapa Belitung layak dipilih sebagai KEK. Dilanjutkan dengan sesi diskusi/tanya jawab terkait dengan masalah syarat-syarat KEK, infrastruktur, perdagangan dan investasi, perizinan, sumber daya manusia, transportasi dan juga pariwisata. Dalam artian diskusi ini mengupas tuntas bagaimana dan apa yang harus dilakukan Belitung agar layak ditetapkan sebagai KEK.

Konklusi di akhir pertemuan ini adalah secara sumber daya alam berikut letaknya yang strategis maka Belitung sangat prospektif untuk dikembangkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, namun tetap saja harus melalui pengkajian yang benar-benar matang. Mengingat hingga Bulan Agustus 2010 ini terdapat 83 daerah yang mengajukan usulan ke Pusat agar diberikan status Kawasan Ekonomi Khusus. Artinya, perjuangan Pemerintah Kabupaten Belitung untuk meraih status KEK belumlah selesai.

“Keinginan, harapan dan perjuangan Belitung agar terpilih dan ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus layaknya Batam bukanlah untuk kesejahteraan masyarakat Belitung yang hanya berjumlah 155 ribu jiwa, tapi lebih kepada tujuan dan kepentingan Bangsa Indonesia, negara yang kita cintai agar segala produk dan komoditi yang ada di wilayah NKRI tetap menjadi milik bangsa kita serta berdaya guna bagi peningkatan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia”, tegas Darmansyah diakhir pemaparannya. (Humas)


Sumber: Humas Setda Kab. Belitung