Selasa, 31 Agustus 2010 07:58

PEMBERIAN ANUGERAH ADIPURA PERLU DIPERHATIKAN LEBIH LANJUT

Jakarta --- Pola pemberian anugerah Adipura itu seharusnya diubah, jangan dilihat sekadar kompetisi kota bersih, tetapi sebagai proses dan arah mewujudkan kota yang nyaman, layak huni, dan sehat.

”Kontestasi yang berorientasi kepada Piala Adipura tidak akan menghasilkan evaluasi arah kebijakan pembangunan kota,”kata Ahli Tata Ruang Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, menanggapi revitalisasi Adipura yang diumumkan Kementrian Lingkungan Hidup (KLH).

Dalam Harian Pagi Kompas Edisi Senin, 30 Agustus 2010 Menteri Lingkungan Hidup (LH) Gusti Muhammad Hatta, mengumumkan penambahan kriteria baru Adipura, untuk meningkatkan standar kualitas lingkungan hidup perkotaan. Kriteria baru itu adalah pengendalian pencemaran air dan udara. Pada tahun 2015 parameter itu akan ditambah lagi dengan efisiensi energi, pemulihan energi, green building, dan eco-office.

Direktur Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Berry Nahdian Furqan mengapresiasi keputusan KLH menjadikan pencemaran air dan udara sebagai kriteria penilaian Adipura. Ia mendesak KLH segera menetapkan ambang batas penilaian tiap kriteria dan diumumkan kepada publik.(Mitha)

Sumber: Kompas