Senin, 4 Oktober 2010 05:17

PANEN KACANG DAN JAGUNG DI DUSUN REJOSARI KECAMATAN MEMBALONG

Membalong --- Setelah 3 bulan yang lalu, akhirnya hasil kegiatan Padat Karya Produktif Program Perluasan dan Pengembangan Kesempatan kerja (PPKK) menuai hasil, bibit kacang dan jagung yang ditanam dapat dipanen Jum’at 1 Oktober 2010 yang bertempat di Dusun Rejosari, Kecamatan Membalong.

Sunardi Spd selaku perwakilan dari Disnakertrans melaporkan bahwa hasil panen jagung jika ditotalkan sekitar 800kg/hektar. Selain itu Sunardi juga menjelaskan akan masih banyaknya lahan tidur di Dusun Rejosari ini.

Syukuran panen ini dibuka langsung oleh Bupati Belitung Ir Darmansyah Husein. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas panen ini, dan tidak lupa Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi aktif mendukung setiap program pemerintah yang dilaksanakan di Kecamatan Membalong sebagai daerah agropolitan.

Bupati mengingatkan, agar semua pihak dapat menjaga kontinuitas atau kesinambungan dari program yang telah ada sampai benar-benar dapat mensejahterakan peserta dan masyarakat disekitarnya. Jangan sampai setelah panen pertama dilakukan, tidak ada lagi panen kedua, ketiga dan seterusnya sehingga kemandirian dan kesejahteraan yang ingin kita bangun tidak kunjung terwujud.

Menanggapi keterangan dari Sunardi mengenai lahan tidur, Bupati mengatakan untuk mengatasi lahan tidur ini tidaklah mudah. Maka dari itu, mari kita cari solusi untuk mengatasinya dengan cara menanam tanaman keras seperti pohon karet atau sawit yang memiliki fungsi untuk menahan air lebih banyak.

Sementara itu Adnizar, SH selaku camat Membalong menjelaskan bahwa lahan panen yang merupakan program dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini memiliki luas sekitar 4 hektar, yang terdiri dari 2 hektar lahan jagung dan 2 hektar lahan kacang tanah. “Panen kali ini sangat memuaskan meskipun awalnya dikhawatirkan adanya gangguan dari binatang liar kera dan babi yang dapat mengganggu lahan kapan saja, namun saya bersyukur itu tidak terjadi,” lanjut Adnizar.

Sumber: Humas Setda Kab. Belitung