Kamis, 7 Oktober 2010 03:38

BELITUNG LAYAK JADI TUAN RUMAH

Keindahan panorama alam Pulau Belitung menjadi modal utama bagi penyelenggaraan even berskala internasional turnamen voli pantai Asia Pacific ”Indonesia Open 2010” yang akan dilaksanakan pada Tanggal 7 s.d 10 Oktober 2010 bertempat di Kawasan Pantai Tanjungpendam dan akan dibuka (welcome party) pada Kamis, Tanggal 7 Oktober 2010, pukul 19.00 WIB bertempat di Hotel Grand Pelangi Tanjungpandan.

Seperti dilansir dari www.bangkapos.com, Staf Bidang Voli Pantai Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Pusat Slamet Mulyanto mengatakan, “Belitung layak untuk diadakan kejuaraan internasional dilihat dari segi kecantikan pulaunya, turnamen voli pantai Asia Pacific Indonesia Open 2010 memang layak digelar di sini”, ungkapnya.

Menurutnya kejuaraan Asia Pasific Indonesia Open, bukan hanya sekedar ajang kompetisi di bidang olahraga. Kejuaran ini membawa misi promosi dibidang pariwisata Indonesia. Ke depan pelaksanaan turnamen bola voli pantai internasional akan membuat nama Pulau Belitung dikenal dunia, dengan catatan masyarakat dan pemerintah daerah bisa lebih tanggap.

Tingginya antusias peserta dari sejumlah negara untuk mengikuti kejuaraan bola voli pantai Asia Pasific di Indonesia, karena Indonesia mampu melaksanakan kejuaraan dengan baik dan berkesan. “Melalui voli pantai ini Insyaallah Belitung akan mendunia, akan menyusul Bali. Tapi dengan catatan, masyarakatnya betul-betul wellcome, apa sasaran dari kejuaraan internasional ini. Selanjutnya Salmet berharap ”Mudah-mudahan dunia ini akan melihat Belitung kalau masyarakatnya, pejabatnya tanggap terhadap kejuaraan ini,” ujarnya.

Pengembangan bola voli pantai di Indonesia mulai diarahkan menuju industri olahraga. Penyelenggaraan kejuraan-kejuaraan tingkat internasional ataupun nasional tidak lagi mengandalkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). panitia bisa menggunakan sistem sponsorship yang memungkinkan pembiayaan kejuaraan hingga diatas 50 persen. Namun sejumlah fasilitas untuk kejuaraan internasional harus dilengkapi, lanjutnya.
Sumber: Bangka Pos