Senin, 11 Oktober 2010 02:10

38 KAPAL LAYAR SINGGAH DI BELITUNG

Tanjung Kelayang,  Hingga minggu malam 10 Oktober 2010, tak kurang dari 38 kapal layar peserta Sail Indonesia 2010 telah berlabuh di Pantai Tanjung Kelayang Belitung.  Informasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Pelaksana Sail Indonesia, Drs. Jasagung Haryadi, M. Si. Menurutnya jumlah ini akan terus bertambah hingga akhir pelaksanaan Sail Indonesia 2010, 15 Oktober mendatang karena Belitung adalah titik destinasi Sail Indonesia terakhir.

Untuk memeriahkan Sail Indonesia 2010, di Tanjung Kelayang sejak minggu siang mulai digelar live music dan warok krido budoyo. Besok pagi, rencana peserta sail Indonesia akan diboyong ke Belitung Timur untuk menyaksikan berbagai atraksi menarik seperti antu bubu dan lain-lain. Tahun keempat pelaksanaan Sail Indonesia agak sedikit berbeda acaranya dari tahun-tahun sebelumnya karena tahun ini juga turut melibatkan Belitung Timur. Hal ini dimaksudkan untuk mengangkat nama daerah ke tingkat internasional melalui bidang pariwisata sekaligus mempromosikan beberapa objek wisata menarik lainnya.

Sekembalinya dari Belitung Timur, Senin 11 Oktober peserta Sail Indonesia juga akan diajak berkunjung ke Tirta Marundang serta objek wisata lainnya. Sama meriahnya dengan pelaksanaan Sail Indonesia tahun ini Sail Indonesia juga diramaikan dengan kegiatan pameran. Jadi, para pengunjung juga dapat berbelanja souvenir dan aneka ragam produk lainnya sekaligus menikmati pemandangan alam serta keindahan pantai Tanjung Kelayang. Serunya lagi setiap hari bagi peserta Sail Indonesia yang gemar menyelam dapat menyelam sambil menanam karang.

Sementara itu, di tempat terpisah Minggu Siang sesaat sebelum menutup Kejuaraan Bola Voli Pantai Asia-Pasifik Indonesia Open 2010. Bupati Belitung Ir. H. Darmansyah Husein didampingi Pers dan Peliputan Humas saat diwawancara oleh media nasional SCTV mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Belitung sangat berharap dengan digelarnya Sail Indonesia 2010 dan tahun mendatang dapat  mendobrak sekaligus menggerakkan perekonomian Belitung. Selain itu, dirinya juga berharap agar Belitung semakin dikenal luas oleh dunia internasional melalui media promosi ini. “Kan sayang jika objek wisata cantik dengan pantai berpasir putih dalam laguna batu granit yang eksotis ini dilewatkan begitu saja oleh pelancong, padahal Belitung jaraknya hanya 45 menit by plane dari Jakarta”, terang Darmansyah.**** (zakina)

Sumber: Humas Setda Kab. Belitung