Selasa, 12 Oktober 2010 02:07

YACHTERS KUNJUNGI MUSEUM BADAU DAN BELTIM

Tanjungpandan--Hingga saat ini jumlah kapal yachters yang sampai ke perairan Pantai Tanjung Kelayang mencapai 53 kapal. Jumlah ini terus bertambah dari hari ke hari. Pantauan kami di sekitar Kawasan Pantai Tanjung Kelayang pada hari kedua pelaksanaan Sail Indonesia 2010 tidak terlihat kesibukan dan kepadatan acara di seputaran pantai.

Kawasan pantai masih sepi dari aktivitas para yachter, sesekali hanya terlihat beberapa yachter yang menepi ke bibir pantai guna membeli keperluan bahan bakar dan persedian bahan makanan. Sepinya para yachter dikarenakan aktivitas Sail Indonesia pada hari ini dipusatkan di luar kawasan Tanjung kelayang. Hari ini para yachter diajak berkunjung ke museum Badau dan berkeliling di kawasan sekitar Kabupaten Beltim- Manggar.

Puncak acara sepertinya akan berlangsung pada Rabu (13/10) yang dimulai dengan ritual buang jong desa Keciput pada pagi harinya, berlanjut dengan acara meeting para Bupati daerah destinasi Sail Indonesia 2010 hingga acara puncak pada malam harinya yakni, makan malam dan ramah tamah bersama para yachters.

Bupati Belitung, Ir.H.Darmansyah Husein, Wakil Bupati Belitung Sahani Saleh, S.Sos beserta segenap rombongan dari Aerowisata pada Senin pagi juga sempat meninjau pelaksanaan Sail Indonesia 2010 di Tanjung Kelayang. Rombongan berkeliling seputaran kawasan pantai dan sempat berfoto bersama di stand Aerowisata Classic Bike Lounge.

Sementara pada Selasa (12/10) penyelenggaraan sail Indonesia akan dimeriahkan festival layang-layang yang dipusatkan dikawasan Pantai Tanjung Pendam, disusul kegiatan bersepeda onthel serta kesenian tradisional lainnya akan ditampilkan untuk memeriahkan acara.

Tidak ketinggalan tradisi makan bedulang juga akan digelar siang harinya dengan melibatkan para yachters guna memperkenalkan tradisi budaya Belitung dengan jamuan makan secara tradisional bersama Bupati Belitung dan sejumlah pejabat di Lingkungan Pemkab Belitung. Pada acara makan bedulang ini, para yachter akan duduk lesehan menikmati sajian makanan khas Belitung yang menyajikan makanan berupa nasi dan lauk pauk.

Perjalanan para yachter akan ditutup dengan kunjungan ke pemandian alam Tirta Marundang Indah dan suguhan kesenian tradisional campak darat yang akan menghibur para yachters pada malam  harinya
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung