Jum'at, 15 Oktober 2010 01:19

FESTIVAL PENJASOR TK-SD 2010

Tanjungpandan —  Bertepatan dengan momentum Hari Olahraga Nasional Tahun 2010, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belitung bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, menyelenggarakan Festival Pendidikan Jasmani dan Olahraga (Penjasor) Tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Belitung Tahun 2010.

Festival dibuka Bupati Belitung yang diwakili Plt Sekda Kabupaten Belitung Karyadi Syahminan, SE, M.AP, di Gedung Olahraga (GOR) Tanjungpandan, Kamis (14/10), dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belitung Mirang Uganda, SH dan Asisten Deputi Olahraga Pendidikan Kemeterian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Dra ER Yuni Poerwanti, M.Pd.

Selain itu hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung yang diwakili Kepala Bidang TK dan SD Paryanta, S.Pd, Camat Tanjungpandan M Aidin Dahri, S.IP, serta guru dan orang tua murid TK dan SD peserta lomba.

Ketua panitia festival, Sofyan Indra Jaya, dalam laporannya mengatakan, selain meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak siswa dalam bidang olahraga serta meningkatkan motivasi, minat, bakat, dan kecintaan siswa terhadap olahraga yang digemari, festival ini juga dimaksudkan sebagai titik evaluasi dan tolok ukur terhadap pembinaan olahraga di sekolah.

Agenda festival berupa lomba aktifitas jasmani 10 pos yang diikuti 18 TK, lomba gerak jalan SD yang diikuti 30 regu putra dan 31 regu putri, dan lomba atletik SD yang diikuti 58 atlet putra dan 42 atlet putri. Festival berlangsung hingga Jumat (15/10), khusus untuk atletik dilaksanakan di Stadion Pangkallalang, Tanjungpandan. Kepada para pemenang akan diberikan hadiah berupa tropi, medali, piagam penghargaan dan bingkisan.

Asisten Deputi Olahraga Pendidikan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Dra ER Yuni Poerwanti, M.Pd dalam sambutannya menekankan pentingnya gerak badan dan olahraga untuk membuka pikiran murid di sekolah. Tanpa gerak badan dan olahraga pikiran murid akan beku dan pasif. ”Karena itu, mulailah proses belajar mengajar di sekolah dengan gerak dan olahraga,” ujar Yuni Poerwanti.

Sementara itu Bupati Belitung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt Sekda mengatakan, tingkat kebugaran menentukan performa, kenerja dan produktifitas peserta didik, pegawai, dan masyarakat. Oleh karena itu budaya berolahraga mutlak perlu dikembangkan. (syafei)


Sumber: Humas Setda Kab. Belitung