Rabu, 20 Oktober 2010 09:24

BULAN BHAKTI GOTONG ROYONG MASYARAKAT KE VII TINGKAT KABUPATEN BELITUNG

Tanjungpandan---“Indahnya kebersamaan dalam kegiatan gotong royong yang akan kita lakukan setidaknya dapat dijadikan senjata untuk menangkis setiap provokasi negatif yang ingin memecah-belahkan persatuan dan kesatuan yang kita miliki. Kiranya melalui momentum ini kembali kita resapi falsafah dan makna yang tergandung pada pribahasa, “Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh”, ungkap Bupati Belitung Ir.H.Darmansyah Husein saat membuka secara resmi Kegiatan Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Ke-VII Tingkat Kabupaten Belitung Thaun 2010 yang pada kesempatan ini diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Belitung, B.Maiya Hasibuan, SH pada Rabu, Tanggal 20 Oktober 2010 di Kantor Desa Kembiri, Kecamatan Membalong.

Sementara Kepala Desa Kembiri Sukirman dalam laporannya mengatakan, luas Desa Kembiri mencapai 14.010 hektar terbagi menjadi dua dusun yakni, Dusun Aik Gede dan Dusun Kembiri dengan batas wilayah, sebelah utara berbatasan dengan Desa Simpang Rusa, sebelah selatan dengan Desa Membalong, sebelah barat dengan Desa Perepat dan sebelah timur dengan Desa Jangkang, Kecamatan Dendang, Kabupaten Belitung Timur.

Selain itu paak kades juga sempat menyampaikan aspirasi dan keinginan masyarakat setempat agar sebagian hutan industri bisa menjadi hutan rakyat, ungkapnya.
Adapun jumlah penduduk desa Kembiri mencapai 20.107 jiwa dengan 677 kk. Mata pencarian utama masyarakat sebagai petani lada, sebagian nelayan dan karyawan perusahaan sawit. Desa kembiri memiliki berbagai kesenian diantaranya, beripat beregong, dul muluk, campak darat, lesung batang, dan nirok nanggok yang dalam pengembangannya membutuhkan dukungan dan paristipasi pemerintah untuk memajukan pariwisata daerah.

Diakhir laporannya Sukirman mengucapkan rasa terima kasihnya atas kerja keras dan bantuan pihak pemerintah Kabupaten Belitung yang telah mengupayakan pembangunan listrik masuk desa serta perbaikan jalan yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan.

Sementara Camat Membalong Adnizar, SH mengajak masyarakat untuk menggiatkan gotong royong sebagai wujud kebersamaan dan kekeluargaan, karena gotong royong merupakan nilai yang telah tertanam kuat sebagai tradisi bangsa Indonesia, oleh karenanya mari kita canangkan semangat gotong royong di kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, ungkapnya.

Dalam laporannya Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Desa, Perempuan dan Keluarga Berencana Dra.Hotmaria Ida mengatakan bahwa bulan bakti gotong royong masayarakat diselenggarakan di 40 desa 2 kelurahan, yang mana sasaran kegiatan ini ditunjukkan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, peran aktif dalam pembagunan, kemitraan antar masyarakat, pemerintah dan pihak swasta serta rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap hasil pembangunan.

Diakhir sambutannya Hotmaria juga sempat memberitahukan bahwasanya Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Desa, Perempuan dan Keluarga Berencana akan melangsungkan kegiatan sosialisasi pasar desa kepada pelaku pasar sebagai bekal bagi para pelaku pasar agar dalam pelaksanaanya tidak terjadi “besar pasak daripada tiang”.
Dalam kegiatan bulan bakti gotong royong ini akan dilaksanakan kegiatan sunatan massal, bantuan untuk lansia dan pelayanan KB. Disela-sela acara berlangsung juga pemberian bantuan secara simbolis kepada Pak Sudin, salah satu lansia yang mendapatkan bantuan pada bulan bakti gotong royong ini.

Turut hadir dalam acara perwakilan DPRD Kabupaten Belitung, Muspida, para Kadin/Kakan/Kabag di Lingkungan Pemkab Belitung, para Camat/Kades/Lurah se-Kabupaten Belitung, perwakilan Tim penggerak PKK Kabupaten Belitung, perwakilan PT.Foresta Lestari Dwi Karya, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh aadat serta segenap undangan lainnya.
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung