Selasa, 22 Juli 2008 08:57

Obor Nusantara Melintasi Pulau Belitung

Tanjungpandan (WP), Setelah dibawa keliling kota Pangkalpinang, Obor Nusantara diserahkan ke Tim dari Kabupaten Belitung. Perjalanan obor Nusantara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional sebagaimana Kepres RI Nomor 5 tahun 2008 tentang Pembentukan Panitia Nasional Peringatan 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional. Menindaklanjuti Kepres RI, Bupati mengeluarkan Keputusan Nomor 188.45/86/KEP/DINDIK/2008 tentang Pembentukan Panitia Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional Tingkat Kabupaten Tahun 2008. “Kegiatan Obor Nusantara” dengan tema ” Bersatu Membangun Negeri” digagas oleh Yayasan Obor Nusantara. Pengambilan Api Obor Wilayah Timur dilakukan pada hari ( 20/5) Mei 2008 jam 00.00 di Merauke dan Wilayah Barat hari Selasa 20 Mei 2008 Jam 00.00 di Sabang untuk dibawa secara estafet menuju Ibukota Jakarta. Rute obor nusantara terbagi dalam jalur barat (obor merah), jalur timur (obor putih). Obor nusantara melintasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari 24 juli sampai 2 Agustus. Sebelum sampai ke Kabupaten Belitung, obor dibawa dari Sabang (P. Weh) pada tanggal 5 Juni 2008 menuju kota Banda Aceh dengan menggunakan kapal laut melewati kota Medan, Padang, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan. Dari Babel obor kemudian dibawa menuju Lampung dan Banten. Selanjutnya pembawa obor merah tiba di Jakarta pada tanggal 31 Agustus 2008. Kedatangan obor dari Kota Pangkalpinang ini rencananya disambut Pembawa Obor Kabupaten Belitung di Pelabuhan Tanjungpandan pada tanggal 27 Juli 2008 yang selanjutnya disemayamkan di Rumah Dinas Bupati Belitung sementara peserta diiinapkan di Ruang Serba Guna Pemkab Belitung. Pada malam hari (21.00-22.00) peserta melakukan ramah tamah, dialog dan menyaksikan hiburan rakyat. Hal ini diungkapkan pada Rapat Persiapan Terakhir Kirab Obor Nusantara di Ruang Sidang Setda (22/7) pagi jam 09.00 sebagaimana dijelaskan oleh Kabag Humas Setda Kabupaten Belitung Suharyanto,BA. Pada hari Senin (28/7), obor dibawa dengan berjalan kaki mengelilingi kota Tanjungpandan ± 4 km. Obor mulai dibawa dari rumah dinas Bupati melewati Jalan A.Yani, Jl.Diponegoro, Jl.Sriwijaya, Jl.Gegedek, Jl.Endek, Jl.Pantai (depan Hotel Martani) dan berakhir di halaman Gedung Nasional. Tim pembawa obor nusantara selanjutnya diangkut ke bis menuju perbatasan Kabupaten Belitung Timur mengaungkan semangat kebangkitan “Bersatu Membangun Negeri, Menggugah Semangat Kebangsaan, Menggugat Semangat Kepedulian” (fithrorozi). Sumber: