Selasa, 26 Oktober 2010 09:17

BRIDGE BUKAN LAGI OLAH RAGA UNTUK ORANGTUA

Tanjungpandan --- Pemandangan berbeda terlihat pada Turnamen Mini Bridge Gapbel Cup 2010 bertempat di Gedung Serba Guna Kabupaten Belitung, Sabtu 23 Oktober 2010 kemarin.

Pada turnamen yang akan berlangsung dari 23 sampai 24 Oktober itu diikuti oleh siswa-siswi sekolah se-Kabupaten Belitung. Peserta dibagi dalam dua kategori yaitu tingkat SD yang berjumlah 68 orang dan kategori SMP dan SMA yang berjumlah 54 orang.

Junaidi, selaku ketua panitia turnamen ini mengatakan para pemenang akan memperebutkan piala, piagam serta uang pembinaan total yang diperebut Rp.6 juta rupiah. Turnamen ini juga bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat belajar terhadap olahraga Bridge.

Ia mengatakan turnamen mini bridge diselenggarakan dalam rangka menjaring bibit atlet bridge yang potensial. “Bermain Bridge harus memiliki daya ingat yang tinggi, karena kita harus ingat semua kartu yang sudah terbuka, selain itu kita juga harus jujur kalau ditanya oleh lawan, kalau tidak akan kena dis, satu lagi harus punya daya tahan, karena bridge banyak menggunakan otak sehingga bisa lebih lelah dibandingkan olahraga lain” papar Junaidi.
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung