Selasa, 9 November 2010 10:51

PEMKAB BELITUNG GELAR SOSIALISASI PASAR DESA

Tanjungpandan---Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan, Perempuan dan Keluarga Berencana bekerjasama dengan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia menggelar kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Pasar Desa di Kabupaten Belitung Tahun 2010 yang berlangsung pada Selasa, 9 November 2010 di Gedung Wanita Tanjungpandan.

Dalam laporan Ketua Panitia selaku Kabid Pemberdayaan masyarakat Jumadi, Bsc mengatakan sosialisasi ini dimaksudkan untuk menginformasikan Permendagri No.42 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Pasar Desa kepada Pemerintah Desa dengan tujuan untuk mengsingkronisasi, mengkoordinasikan dan menyamakan presepsi dalam rangka penguatan pasar desa, mengetahui tata kelola pasar modern di daerah dan pola kemitraan pasar modern dengan pasar tradisional serta mengetahui peranan lembaga keuangan mikro dan pengelolaan pasar desa.

Kegiatan diselenggarakan berdasarkan Peraturan Menteri dalam Negeri nomor 4 tahun 2007 tentang pedoman Pengelolaan Kekayaan desa dan Peraturan Menteri Nomor 42 tahun 2007 tentang Pengelolaan Pasar Desa dengan menghadirkan nara sumber dari Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ir Sutarjo selaku Kasi Dirjen Diversifikasi Pasar.

Ssosialisasi yang dilangsungkan selama satu hari ini diikuti  sebanyak 85 peserta yang terdiri dari 80 peserta utusan dari desa dan 5 peserta utusan dari tiap-tiap kecamatan se-Kabupaten Belitung dengan pembekalan matri tentang Kebijakan Pemerintah dalam Pengelolaan Pasar Desa serta Dasar Hukum Pengelolaan Pasar Desa.

Sementara Bupati Belitung Ir H Darmansyah Husein dalam sambutannya yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Sosial Drs Zakaria A Rifaie mengatakan pasar merupakan salah satu komponen utama pembentukan komunitas masyarakat, baik di desa maupun di kota sekaligus sebagai lembaga distribusi berbagai macam kebutuhan manusia, jelas Zakaria.

Selanjutnya sekalipun keberadaan pasar tradisional/pasar desa mulai tergantikan dengan hadirnya pusat perbelanjaan yang lebih modern, namun tetap saja keberadaan pasar desa sangat dibutuhkan untuk menjalankan fungsi redistribusi produk-produk yang dihasilkan masyarakat pedesaan dengan harga yang lebih murah dan terjangkau oleh banyak kalangan, tambahnya.

Satu hal yang lebih penting dan perlu dicermati adalah tentang tata ruang atau tampilan pasar desa yang selama ini identik dengan kesemerawutan, lingkungan yang tidak bersih dan kumuh. Kiranya melalui sosialisasi pada hari ini, kita semua mendapatkan gambaran akan kiat-kiat mengelola pasar desa sebagaimana yang diharapkan sehingga dapat bermanfaat bagi tersalurkannya produk-produk lokal dan terserapnya sumber daya setempat.

Turut hadir dalam acara pembukaan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan, Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Belitung Dra Hotmaria Ida, perwakilan DPRD Kabupaten Belitung, segenap Jajaran di Lingkungan Pemkab Belitung, nara sumber, para peserta serta undangan lainnya.
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung