Jum'at, 31 Desember 2010 10:03

DEWAN NASIONAL KEK KUNJUNGI BELITUNG

Tanjungpandan—Perjuangan Kabupaten Belitung untuk mendapatkan status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tampaknya harus terus diupayakan dan dipersiapkan lebih matang. Hal ini dikarenakan belum keluarnya PP tentang KEK yang mengharuskan daerah kembali mengusulkan diri untuk masuk dalam KEK.

Semula memang Kabupaten Belitung sendiri telah memberikan usulan melalui Gubernur Babel Tahun 2009, pada waktu itu baru UU KEK yang jadi. Oleh karenanya dengan dikeluarkannya PP, maka Kabupaten Belitung harus mengusulkan kembali .
”Belitung sendiri karena sudah pernah mengusulkan hanya tinggal diminta isi formulirnya, karena kemarin kita usulkan tidak pakai formulir. Jadi formulirnya kita isi dulu, baru usulan resminya”, ungkap Bupati Belitung dalam wawancaranya saat mendampingi rombongan tim Dewan Nasional KEK berkunjung ke pelabuhan Tanjung Batu.

Rombongan Dewan Nasional KEK ini tiba ke Belitung pada Kamis, 30 Desember 2010 dijemput rombongan Pemkab Belitung di Bandara HAS Hannadjoedin dan langsung menuju Kantor Bupati Belitung untuk mendengarkan paparan yang akan disampaikan Bupati sekaligus berdikusi seputar masalah KEK. Usai diskusi rombongan bertolak menuju rumah makan Mabai untuk santap siang, berlanjut melakukan peninjauan ke Kawasan Wisata di pantai Tanjung Kelayang, pantai Tanjung Tinggi dan berakhir di Pelabuhan Tanjung Batu.

Pada intinya Pemkab Belitung siap untuk memperjuangan KEK, hal ini keterkaitan dengan adanya prasarana yang sudah ada, pelabuhan yang sudah jadi dan siap disandari kapal, jalan juga sudah mulus. “Saya lihat persayaratan minimal yang harus dipenuhi dalam formulir, kita sudah siap”, ungkap Darmansyah dalam jumpa pers saat disinggung terkait kesiapan Pemkab Belitung.

Masalah persiapan lainnya seperti halnya BBM dan fasilitas lainnya, saya rasa sambil jalan bisa kita siapkan dalam beberapa tahun ke depan. “Kita upayakan maksimal, mohon dukungan dari masyarakat, karena kalau masyarakat rukun, tentunya akan menciptakan suasana kondusif untuk investor yang masuk”, ungkap Darmansyah.

Selanjutnya Bupati juga mengatakan saat ini tercatat sudah 5 investor yang berminat masuk ke Belitung. Mereka ekspansi dengan mencari lahan baru, kebetulan Belitung mempunyai keunggulan, seperti tenaga kerja yang banyak yang akan dipersiapkan, ditambah SDA yang menarik buat mereka.

Sementara Staf Ahli Bidang Penanggulangan Kemiskinan, Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian W Budi Santoso selaku ketua tim mengatakan bahwasanya kedatangan Dewan Nasional KEK ke Belitung hanya sebatas untuk tahap penjajakan mencari informasi karna usulan resmi belum masuk, baru akan masuk  sesudah PP KEK resmi dikeluarkan awal tahun depan. Setelah usulan resmi disampaikan, baru akan dievaluasi secara resmi.

Disinggung masalah kesiapan Kabupaten Belitung, Budi mengatakan “Belitung sudah punya modal seperti halnya pelabuhan ini, artinya dibanding daerah lain yang juga mengusulkan mereka masih harus membangun pelabuhan, kalau belitung kan sudah ada. Ini merupakan suatu modal, tinggal bagaimana nanti format KEK yang diusulkan seperti apa”, jelasnya.

Belitung ingin ada KEK pariwisata, tadi kita lihat beberapa potensi memang bagus, Cuma nanti ke depan kita lihat formatnya seperti apa peluang Belitung sendiri, karena semua memiliki peluang yang sama untuk masuk ranking. Sebetulnya ada beberapa persyaratan yang kita butuhkan sebetulnya ada partisipasi swasta. KEK ini bukan pemerintah saja, pemerintah hanya memberikan fasilitas saja seperti fasilitas fisik dan kemudahan perizinan. Lebih jauh diharapkan pengembangan pembangunan, pengelolaan itu dari swasta, intinya jika ada daerah yang mengusulkan ada pihak swasta yang sudah siap bekerjasama itu tentu akan mendapatkan nilai lebih. Penetapan akan dilakukan pada Tahun 2012 mendatang, minimal 2 daerah akan ditetapkan sebagai KEK dan 2014 minimal 4 daerah.

Turut hadir dalam peninjauan Staf Ahli Bidang Persaingan Usaha, Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Supriyadi, Staf Ahli Bidang Ketenagakerjaan Arifien Habibie, Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto, Kepala Bagian Hukum Elen Setiadi, Kepala Biro Perundang-undangan, Sekretariat Negara Setio Septo Nugroho, Staf Kementrian farid S, Staf Sekretariat Dewan Nasional KEK Miranti Anindytha, Wakil Bupati Belitungb Sahani Saleh, S.Sos, Sekretaris Belitung Drs Abdul Fatah, M.Si, para Asisten, para Staf Ahli, Kepala Dinas/Badan/Kantor, Kabag di Lingkungan Pemkab Belitung atau yang mewakili.


Sumber: Humas Setda Kab. Belitung