Senin, 3 Januari 2011 09:53

SEMARAK MENYAMBUT MALAM PERGANTIAN TAHUN

Tanjungpandan---Pergantian malam tahun baru memang menjadi moment yang paling dinanti. Moment ini senantiasa mampu menciptakan nuansa berwarna warni dan menyulap suasana keceriaan dan menarik yang sayang terlewatkan begitu saja. Beragam cara akan dilakukan jutaan manusia di dunia saat menyambut perayaan taun baru. Meskipun dalam kondisi yang mungkin berbeda satu sama lainnya namun tetap saja moment ini menjadi tradisi yang akan menuai banyak cerita, baik suka, duka, gembira, sedih membaur menjadi satu dalam moment ini. Menyambut taun baru tentu susana akan menjadi berbeda dari biasanya, satu tahun sekali moment ini memang menjadi penantian yang cukup panjang. Maka tak jarang moment ini senantiasa ingin dilewatkan dengan cara yang tak biasa.

Menyimak cerita malam pergantian tahun di Kota Bertuah, tentu tak jauh berbeda dari daerah-daerah lainnya yang memang ingin menyambut malam ini dengan bahagia, keceriaan dan kebersamaan. Maka berbagai acara akan digelar dan dibuat semenarik mungkin hanya untuk satu malam yang akan dilewati dengan orang-orang terkasih, sanak saudara, teman, sahabat, keluarga dan sesama.
Perayaan tahun tentu bisa dilakukan dengan cara yang berbeda, cara yang memang kita inginkan, ada yang menghabiskan malam tahun baru dengan menghabiskan waktu dirumah, membuat pesta kecil-kecilan bersama keluarga tercinta, ada yang menggelar open house mengundang beberapa kerabar, teman sejawat untuk berbagi melewati kecerian malam pergantian tahun, ada yang berpergian ke pusat acara yang memang menyajikan acara malam khas pergantian tahun, bahkan mungkin ada yang melewati moment ini dalam kondisi yang tidak diinginkan.

Namun pada intinya moment ini bukanlah ajang untuk berpesta pora, saling pamer, saling larut dalam kebahagian yang tiada tara, tapi jauh dari itu moment ini hanya ingin menyatukan hati untuk larut dalam kebersamaan dan kekeluargaan, merenungi apa resolusi di tahun mendatang, intropeksi diri agar menjadi manusia yang lebih baik di tahun depan. Berbagai makna lainnya memang menjadi hak preogatif setiap orang.

Sementara itu pantauan kami dari beberapa pusat perayaan acara malam pergantian tahun yang digelar di Kabupaten Belitung tak luput dari serbuan para pengunjung yang tampaknya tak ingin melewatkan moment ini tanpa melakukan apa-apa. Sementara persiapan masyarakat sudah mulai terlihat sejak sore harinya bahkan sejak pagi dan siang masyarakat mulai ramai mengunjungi pusat perbelanjaan guna membeli berbagai keperluan mempersiapkan berbagai acara yang akan digelar ditambah suasana tahun baru pada tahun ini bertepatan dengan masa liburan sekolah, hal ini tentunya menambah semarak keceriaan dan kebersamaan menyambut malam pergantian tahun.

Tak ketinggalan disepanjang jalan juga tampak para pedagang yang menjual berbagai atribut khas tahun baru, mulai dari terompet, kembang api, bando lampu hingga hiasan kerlap kerlip lainnya yang memang khusus hanya dijajakan pada malam pergantian tahun.

Salah satu pedagang terompet, Bowo yang kami temui disela-sela aktivitasnya mengaku sudah berjualan terompet sejak beberapa hari yang lalu. Menurutnya masyarakat memang sudah ada yang membeli atribut seperti terompet, kembang api sejak dua hari yang lalu. Harga torempet sendiri menurutnya, dijual dengan harga cukup terjangkau yakni, satu terompet kecil dijual seharga Rp 6000,00 sedangkan yang paling besar bekisar sekitar Rp 15.000,00.

Sementara salah satu pembeli, Mayang mengaku sengaja membeli terompet untuk menyemarakan malam tahun baru, ia mengaku tiap tahunnya senantiasa membeli terompet yang akan ditiupnya saat detik-detik pergantian tahun tiba. Mahasiswa yang kini sedang menyelesaikan studinya di Bandung ini sengaja pulang kampong karena tak ingin melewatkan pergantian tahun di Belitung meskipun harga tiket terbilang cukup mahal, namun hal itu menurutnya tidak menjadi masalah asalkan bisa berkumpul bersama keluarga tercinta melewatkan malam pergantian tahun. “Sengaje balik, muji nak ngerayeek taun baru di Belitong nak ngumpul kan keluarge”, ungkapnya.

Perayaan malam tahun baru di Kota Bertuah tidak hanya terpusat di satu kawasan saja, namun terpencar dibeberapa kawasan seputaran kota dan tempat tinggal masyarakat. Salah satu kawasan yang ramai diserbu pengunjung adalah kawasan Pantai Tanjung pendam. Tak hanya itu kawasan pusat kota tepatnya di Boulevard Simpang Lima banyak terlihat warga yang sedang duduk-duduk sambil menyaksikan air mancur menanti detik-detik pergantian tahun.

Malam ini Jumát, 31 Desember 2010 memang menjadi malam istimewa, terlihat dari ramainya masyarakat Belitong menanti tibanya detik-detik pergatian Tahun 2011 yang ditandai dengan percikan kembang api berkilauan menghiasai indahnya langit malam ditambah bunyi dentumannya yang kadangkala menggelegar membuyarkan lamunan dan menarik pandangan mata yang tak ingin lepas menyaksikan keindahan malam pergantian tahun.

Tepat pukul 00.00 WIB ribuan mata mulai melirik ketas langit untuk menyaksikan percikan kembang api berkelap kerlip. Tak ayal bunyi dentuman kembang api dan tiupan terompet saling bersahut-sahutan menandakan malam pergantian tahun telah tiba. Suasana semakin semarak masing-masing saling berjabat tangan sambil berucap Happy New Years, Selamat Tahun Baru 2011. Semoga esok harapan itu akan datang, harapan dan doa yang menjadi pembuka awal Tahun 2011. Harapan ribuan bahkan jutaan masyarakat Indonesia yang ingin hari esok menjadi lebih baik.
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung