Rabu, 19 Januari 2011 09:52

WISATAWAN KAPAL PESIAR MV CLIPPER ODYSSEY TIBA DI BELITUNG

Belitung---Penantian Kabupaten Belitung menyambut kedatangan para wisatawan Kapal Pesiar berbendera Bahama MV Clipper Odyssey akhirnya tiba. Selasa, 18 Januari 2010, sekitar pukul 12.30 WIB kapal pesiar ini sandar di PelabuhanTanjung Batu, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau.

Para wisatawan ini berada selama lebih kurang lima jam di Belitung untuk melihat-lihat suguhan panorama alam Belitung yang cantik menyaksikan atraksi seni dan budaya yang memang telah dipersiapkan Pemkab Belitung untuk menyambut kedatangan rombongan.

Rombongan wisatawan ini disambut hangat Wakil Bupati Belitung Sahani Saleh, S.Sos didampingi Sekda kabupaten Belitung Drs H Abdul Fatah, M.Si saat menginjakkan kaki di Pelabuhan Tanjung Batu. Begitu tiba, rombongan langsung disuguhi sambutan Tarian Selamat Datang dan bersalaman dengan Wabup yang pada kesempatan ini menggunakan pakaian khas Belitong.

Beranjak dari pelabuhan, rombongan bertolak menuju Rumah Adat Belitung yang merupakan lokasi puncak acara penyambutan para wisatawan di Belitung. Para wisatawan ini diangkut dengan menggunakan 8 bus yang memang sudah disediakan Pemkab Belitung.

Sesampainya diseputaran Jalan Gajah Mada, kedatangan rombongan disambut dengan atraksi kesenian Barong Bali, Kuda Lumping dan Barongsai yang memang khusus dipersiapkan untuk mengarak para rombongan menuju Rumah Adat Belitung. Tampak dari kejauahan, tepatnya di Rumah Dinas Bupati Belitung, Ir H Darmansyah Husein, Wakil Ketua DPRD Junaidi Hamainte dan Muspida sudah bersiap menyambut kedatangan para wisatawan.

Ucapan saling sapa pun terlontar dari masing-masing rombongan yang selanjutnya digiring menuju Rumah Adat Belitong. Sebelum memasuki Rumah Adat rombongan disambut Tarian Selamat Datang dan Tarian Sekapur Sirih. Dipintu Rumah Adat, Dayang Belitong dan sejumlah pengurus Rumah Adat Belitong sudah berjejer rapi dengan pakaian dan senyuman ramahnya menyambut kedatangan rombongan.

Di dalam Rumah Adat sepasang pengantin telah berdiri menanti kedatangan rombongan di kelilingi beberapa antaran dan hiasan khas sebagai simbol prosesi adat pernikahan Belitong. Acara berlanjut dengan sambutan Bupati Belitung, perwakilan rombongan dan penyerahan plakat dan souvenir serta penyajian makanan khas kue Belitung yang disajikan dalam dulang.

Bagi Kabupaten Belitung sendiri, kedatangan para rombongan wisatawan ini merupakan moment yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. “Ini merupakan sejarah baru, kita bikin sejarah baru lagi bahwa kapal pesiar itu bisa sandar di Belitung”, ungkap Darmansyah dalam wawacaranya dengan Pos Belitung.

Sementara dalam sambutannya Bupati mengucapkan selamat datang di Belitung kepada para wisatawan. “Wellcome and Enjoy it”, anda-anda semua bisa melihat-lihat panorama alam yang ada di Belitung, hutan kami, pantai kami, keramahtamahan masyarakat kami, atraksi budaya dan kesenian daerah kami. Di Rumah Adat ini, kalian bisa melihat tentang sejarah Kabupaten Belitung yang terukir dalam balutan foto-foto yang terpajang diseputaran ruangan ini”, katanya Bupati dalam Bahasa Inggris.

Selanjutnya Bupati berharap semoga kunjungan ini memberikan kesan yang mendalam bagi para wisatawan, dan Belitung menjadi salah satu tempat persinggahan yang menarik dan tak terlupakan. Kiranya melalui berbagai atraksi pertunjukan tradisional yang ditampilkan, saudara-saudara dapat mengenal Pulau Belitung lebih dekat lagi dan menceritakan keindahan pantai serta keanekaragaman budaya yang kami miliki  kepada yang lainnya, karena anda semua adalah duta pariwisata dan humas kami di seluruh dunia.

Sementara itu, perwakilan rombongan wisatawan Mike yang mengawali sambutannya dengan menggunakan Bahasa Indonesia menyampaikan ucapan terima kasihnya atas sambutan hangat yang telah diberikan masyarakat Belitung untuk menyambut kedatangan rombongan.

Ia juga sempat mengatakan bahwa para wisatawan yang berasal dari berbagai belahan dunia ini telah berkeliling dunia dan singgah dibeberapa pulau untuk menikmati keindahan alam dan mencari pengalaman baru. Ia mengatakan Belitung merupakan pulau yang indah dengan kondisi lautnya yang masih alami.

Selanjutnya ia menambahkan bahwa fasilitas pelabuhan yang ada di Belitung sangat bagus dan mendukung aktivitas sandar kapal. “Fasilitas pelabuhan baru anda sudah kami lihat, dan itu bisa bekerja dengan baik,” ujarnya.

Usai prosesi acara di Rumah Adat para rombongan dihibur dengan penampilan kesenian Belitung Beripat Beregong, Tari Acak, Tari Mira-Mira Minang, dan Tarian ritual adat Muang Jong. Dihalaman Rumah Adat juga tersedia stand yang menjual berbagai produk dan makanan khas Belitung yang tampak ramai dikunjungi para turis yang ingin berbelanja dan mencari cindramata khas Pulau Belitong.
   
Sebelum meninggalkan Belitung, para wisatawan ini melanjutkan perjalannanya di Belitung menuju Pantai Tanjung Tinggi guna melihat-lihat keindahan pantai Belitung yang cantik sebelum akhirnya mereka kembali ke kapal dan melanjutkan perjalanannya ke Singapura.
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung