Rabu, 26 Januari 2011 08:53

BESOK, BUPATI BELITUNG AKAN RESMIKAN BOULEVARD SIMPANG LIMA DAN JEMBATAN PASAR IKAN TANJUNGPANDAN

Dishubkominfo Gunakan Gedung Baru

(Tanjungpandan),  Di awal Tahun 2011 tepatnya besok, Tanggal 27 Januari 2011, Bupati Belitung Ir.H.Darmansyah Husein akan meresmikan tiga prasarana fisik baru, yaitu Gedung  Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Belitung, Boulevard Simpang Lima Tanjungpandan dan Jembatan Pasar Ikan Tanjungpandan. Rencananya acara peresmian akan dilaksanakan di Kantor Baru Dishubkominfo-Marakas Tanjungpandan sekitar Pukul 10.00 WIB, dan akan dihadiri pula oleh sejumlah pejabat antara lain: Wakil Bupati Belitung, Ketua DPRD Belitung, Unsur Muspida Belitung, Sekda Belitung serta para Kepala Dinas/Instansi Kabupaten Belitung dan tamu undangan lainnya.
   
Masih segar dalam ingatan kita, beberapa bulan yang lalu sekitar Bulan Mei-Juni 2010, pembongkaran taman kota Tanjungpandan ramai menjadi sorotan masyarakat, baik melalui demo langsung maupun melalui media. Surat kabar lokal, sms, radio, dan facebook tanpa henti membicarakan tentang kebijakan pembangunan tersebut. Tidak sedikit masyarakat yang meragukan akan kesungguhan Pemkab Belitung untuk melakukan renovasi taman kota yang dikuatirkan akan merusak tatanan yang telah ada serta bernilai sejarah, salah satunya pembongkaran Tugu Perjuangan.
   
Banyak pihak menuding melalui facebook dan email yang dilayangkan ke Humas Pemkab Belitung yang mengatakan bahwa dengan dibongkarnya Tugu Pahlawan di areal Taman Kota tersebut serta merta Bupati Belitung telah menghilangkan unsur sejarah yang menandai perjuangan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan di Belitung. Sebagian lagi menilai bahwa pembongkaran tersebut adalah sikap yang tidak patriotik padahal di waktu bersamaan Bupati Belitung melakukan lawatan ke makam pendiri Kota Tanjungpandan, K.A.Rahat. Bahkan tidak sedikit kalangan masyarakat yang menyayangkan pemindahan ikon buah nanas dan lambang Belitung Parang-Ikan Tenggiri dengan alasan yang kurang jelas.

Hal ini kiranya bukan hal yang luar biasa, karena dimaklumi bahwa ikon-ikon serta simbol-simbol kota ini sudah sekian lama berada di tengah Kota Tanjungpandan dan dianggap identik dengan kehidupan masyarakat Tanjungpandan serta Belitung seluruhnya. Namun, seiring dengan berjalannya waktu hal ini tentunya dinilai kurang indah lagi untuk dipandang. Oleh sebab itu, Pemkab Belitung segera menggantinya dengan tatanan yang lebih cantik serta terkesan moderen tanpa menghilangkan unsur historis yang ada didalamnya  namun tetap relevan dengan konsep kekinian.

Selang beberapa bulan berlalu, taman kota yang dulu kusam dan kumuh telah disulap menjadi taman kota yang bergaya metropolis. Masyarakat dapat memilih mana yang lebih nyaman dan indah dipandang mata, kondisi dulu atau sekarang? Buah nanas dipindahkan ke Simpang Air Mungkui - Desa Buluh Tumbang menuju Kecamatan Badau yang merupakan sentra penghasil buah nanas. Sebagai gantinya dibuat ikon Batu Satam besar hitam mengkilap menyerupai aslinya, bunga beraneka warna menghiasi sekelilingnya lengkap dengan air mancur. Lambang Parang-Ikan Tenggiri di-remark dengan yang lebih proporsional mengantikan yang lama berdiri bersisian dengan ikon Batu satam, batu cinderamata khas Belitong yang dikenal masyarakat luas.

Muda-mudi kembali dapat bercengkrama di taman kota Tanjungpandan dengan keadaan yang lebih asri. “Ini mirip bundaran HI Jakarta,” kata Maya, salah seorang pengunjung luar daerah ketika melihat taman kota Tanjungpandan. Kesan ini tidak akan dikatakannya, bila ia berkunjung ke Belitung setahun lalu, karena kondisi sekarang mungkin jauh lebih baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Setidaknya, ada sedikit nilai ukur yang bertambah dari ukuran sebelumnya atas kemajuan yang dialami Belitung hari ini. Sekaligus hal ini merupakan pelajaran berharga buat kita semua untuk tidak selalu menjadi orang yang apatis dan apriori terhadap suatu perubahan dan kemajuan melalui pembangunan yang dilakukan pemerintah. Setidaknya dari sekarang kita juga mulai harus membiasakan diri dengan kejutan-kejutan pembangunan yang berarti adanya perubahan tatanan ke arah yang lebih baik. Pembangunan memang tidak selamanya positif, selalu ada dua sisi kontradiktif didalamnya. Namun demikian, setidaknya penilaian paling obyektif adalah dengan menimbang besar manfaat atau mudaratnya.

Kepala Dinas Dishubkominfo, Drs. Elly Rachman dalam pertemuannya dengan Kabag Humas Setda Kabupaten Belitung Edy Suprapto, SH pada hari Selasa, 25 Januaroi 2011, menyampaikan bahwa peresmian gedung baru Dishubkominfo akan diwarnai dengan acara penandatanganan prasasti, pengguntingan pita serta langsung dilanjutkan dengan peninjauan ke ruang gedung baru. “Kamis besok, gedung baru Dishubkominfo akan diresmikan oleh Bapak Bupati. Karena itu, saya mengajak kawan-kawan insan pers melalui Humas Pemkab Belitung untuk turut menghadiri peresmian tersebut. Selain itu, Bupati Belitung juga akan meresmikan Boulevard Simpang Lima dan Jembatan Pasar Ikan Tanjungpandan,” terang Elly Rachman.

Menurutnya, pelaksanaan pembangunan gedung baru ini dilakukan secara berjenjang dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Belitung dalam tiga tahapan. Tahap pertama, APBD Tahun 2008 sebesar Rp.585.000.000,00 untuk proses pembebasan lahan seluas 10.017 meter persegi, dan termasuk biaya pengukuran serta pembuatan sertifikat atas nama Milik Pemkab Belitung. Tahap kedua, APBD Tahun 2009 sebesar Rp.1.718.747.530,00  untuk pembuatan pembangunan Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) dan dilanjutkan pada Tahun 2010 sebesar Rp.599.057.000,00. Tahap ketiga, APBD Tahun 2010 sebesar Rp.2.598.850.000,00  untuk pembangunan gedung berlantai 2 (dua) Kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung. Keseluruhan tahap pembangunan gedung baru ini akan dilanjutkan kembali di Tahun 2011 dengan dana sebesar Rp.560.000.000,00 untuk kegiatan penataan Halaman Kantor.

Peresmian ketiga sarana dan prasrana fisik ini juga dibenarkan oleh Sekda Belitung yang baru Drs. H.Abdul Fatah, M.Si. “Besok, Bupati Belitung akan langsung meresmikan gedung Dishubkominfo sekaligus Boulevard Simpang Lima dan Jembatan Pasar Ikan Tanjungpandan”, katanya menambahkan.****(Zakina).
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung