Selasa, 8 Februari 2011 09:20

PEMKAB BELITUNG DIALOG DENGAN FORUM PEDAGANG PASAR TRADISIONAL

Tanjungpandan---Pemkab Belitung menggelar kegiatan dialog dan diskusi bersama para anggota forum pedagang pasar tradisional Tanjungpandan, terkait beberapa kendala dan persoalan yang terjadi diseputaran lingkungan pasar Kabupaten Belitung, yang berlangsung pada Senin, 7 Februari 2011 di Ruang rapat Bupati, Kantor Setda Kabupaten Belitung.
 
Kedatangan rombongan disambut hangat Bupati Belitung Ir H Darmansyah Husein didampingi Wakil Bupati Belitung Sahani Saleh, S.Sos, Sekda Belitung Drs Abdul Fatah, M.Si yang memimpin jalannya diskusi, beserta Asisten, Staf Ahli, Kadin/Kakan/Kabag dan staf di lingkungan Pemkab Belitung.

Dialog yang digelar sekitar pukul 14.30 WIB berlangsung cukup attraktif, Ketua pengurus Forum Pedagang Pasar Tanjungpandan Jema’i Abu Bakar sempat menyampaikan beberapa permasalahan dan kendala-kendala yang terjadi terkait pembangunan pasar di Tanjungpandan, diantaranya terkait masalah keamanan pasar yang saat ini dinilai mulai rawan, masalah listrik karena kondisi kabel yang tidak memadai, masalah pembuangan sampah, masalah perebutan kios kosong yang terjadi dikalangan pedagang hingga sempat menelan korban, adanya pedagang yang belum memiliki kios/tempat berdagang, kondisi badan jalan menuju pasar yang sudah banyak berlobang sehingga seringkali membahayakan masayarakat yang berlalu lalang disekitar pasar, banyaknya saluran air/got yang tergenang, minimnya lahan parkir hingga kondisi wc yang minim bahkan dinilai kondisinya sangat memprihatinkan.

Menanggapi persoalan diatas, Darmansyah sempat mengusulkan agar pasar dipindahkan dan dirombak untuk dibangun semula dan pembangunannya akan disesuaikan dengan kontruksi tepat. “ Jadi konsep pasar akan kita rubah total, tetapi desainnya harus dirancang dengan benar, ditunjang dengan fasilitas yang tepat tentunya, dan hal ini ini merupakan solusi jangka menengahnya’, ungkap Darmansyah sembari meminta persetujuan forum terhadap usul yang beliau sampaikan.

Sementara Wabup sempat menanggapi masalah keamanan pasar yang nilai mulai rawan, hal ini menurutnya akan menjadi perhatian Pemkab Belitung ke depan bagaimana mencari solusi yang tepat, utamanya terkait petugas pos penjaga keamanan yang harusnya standby berjaga-jaga di seputaran area pasar. Menyangkut permasalahan ini tindak lanjutnya akan diupayakan dengan jalan koordinasi dan kerjasama dengan aparat terkait khususnya kepolisian setempat. Selain itu Pol PP juga bersedia untuk ikut berpartisipasi jika dibutuhkan, tentunya dengan dibantu keikutsertaan para pedagang yang saling bekerjasama dan mencari jalan terbaik untuk menyikapi persoalan keamanan pasar.

Selanjutnya terkait isu pengelolaan pasar yang dinilai forum tidak transparan dan seringkali tidak melibatkan para pedagang, Pemkab Belitung berjanji akan melibatkan para pedagang dalam berbagai segi pengembangan pasar di Tanjungpandan utamanya kebijakan pengelolaan pasar, dan terkait persoalan yang terjadi dalam pengelolaan pasar selama ini, secepatnya akan ditindaklanjuti dan dicarikan solusi yang tepat untuk meminalisir persoalan yang terjadi. Pemkab Belitung berharap adanya kerjasama yang baik antara pemerintah dan forum untuk mengatasi permasalahan dan kendala yang terjadi dalam pengelolaan pasar Tanjungpandan.

Forum pedagang pasar tradisional Tanjungpandan merupakan salah satu media yang menjembatani aspirasi pedagang dengan dinas pengelola pasar dan SKPD terkait. Dengan adanya forum ini diharapkan dapat memperbaiki citra pasar tradisional yang selama ini negatif dapat berubah menjadi positif secara perlahan. Citra pasar yang kurang baik sudah semestinya mendapat perhatian cukup besar, karena didalamnya terkait hajat hidup orang banyak, dan Forum ini diharapkan dapat bersinergi dengan dinas-dinas terkait, untuk mengatasi berbagai persoalan yang terjadi.


Sumber: Humas Setda Kab. Belitung