Rabu, 9 Februari 2011 09:20

TIGA WARTAWAN JAMBANGI KABAG HUMAS PEMKAB BELITUNG

(TANJUNGPANDAN), Jelang peringatan Hari Pers Nasional, tiga orang wartawan media cetak dan elektronik di Belitung menjambangi Kabag Humas Pemkab Belitung, Edy Suprapto, SH dikantornya selasa sore Tanggal 8 Februari 2011. Yustami dari Surat Kabar Cakrawala, Edi Amrin dari Surat Kabar Patroli Jakarta, dan Abdul Kadir dari RRI SungaiLiat bermaksud untuk meminta opini dari Kabag Humas yang dinilai kalangan pers Belitung sebagai sosok yang dekat dengan wartawan tentang kesannya terhadap peringatan Hari Pers 2011.

    Edy Suprapto, menilai bahwa selama ini khususnya di Kabupaten Belitung kalangan pers (wartawan) Belitung sudah cukup baik dalam mensosialisasikan berbagai program kebijakan pemerintah Belitung. “Pers sebagai mitra pemerintah sudah bekerja cukup baik. Untuk itu, saya memberikan apresiasi positif bagi teman-teman wartawan yang selama ini telah membantu kami (pemerintah Kabupaten Belitung) dalam memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat. Kehadiran pers tidak bisa dipandang sebelah mata karena pers adalah  salah satu dari pilar demokrasi di negara kita. Pemberitaan mesti tetap proporsional dan berimbang serta pers itu sendiri juga harusi profesional dalam membuat berita”, tegas Edy Suprapto.

    Ditanya mengenai keterbukaan informasi publik oleh wartawan senior yang hampir dua dasawarsa menjadi wartawan di Belitung, Yustami.AI dari surat Kabar Cakrawala, Edy menilai bahwa selama ini pemerintah telah memberikan payung hukum yang jelas mengenai persoalan tersebut. Namun demikian, tentu saja ada rambu-rambu yang mesti diikuti dan tidak semua layak untuk kosumsi publik, karena itu tetap ada sisi-sisi yang dinilai rawan, memecah konflik dan mengandung kerahasiaan untuk tidak diberitakan. Sepanjang itu baik, layak dan memang harus diketahui publik kenapa mesti ditutupi. “Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Bagian Humas selalu meng-update berita-berita terkini melalui saluran media internet (website), ataupun dengan wawancara langsung dengan sumber yang dipercaya dan juga melalui konferensi pers yang difasilitasi Humas,” jelas Edy.

    Sementera itu Kasubbag Pers dan Peliputan, Zakina S,Sos.M.Si yang turut mendampingi Kabag Humas dalam pertemuan dengan ketiga wartawan tersebut menyatakan bahwa atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Belitung (Humas) dirinya menyampaikan selamat atas peringatan Hari Pers Nasional yang ke-65, semoga dengan kemitraan, kerjasama sinergis serta hubungan harmonis seperti yang terjalin selama ini dapat terus dipertahankan. “Pers (wartawan) di era globalisasi saat ini sangat peka dan cerdas dalam menangkap suatu persoalan lalu merangkaikannya menjadi kalimat berita sehingga menjadi informasi yang dikosumsi beratus, beribu bahkan berjuta-juta orang di suatu wilayah dan juga dunia. Karena itu, suatu hal yang mutlak diperlukan adalah integritas dari wartawan itu sendiri, selain kecerdasan dan kepiawaiannya dalam membuat berita. Karena masih saja ada kita temui di daerah-daerah lain indikasi terhadap hadirnya wartawan-wartawan gadungan berkedok kartu pers palsu untuk memeras atau menodong pejabat atau kalangan pengusaha. Di Belitung sendiri, alhamdulillah tidak ada dan jangan sampai ada hal sedemikian terjadi. Ini juga butuh bantuan, koordinasi dan pengawasan kawan-kawan pers agar jangan terjadi penyimpangan dimaksud, segera laporkan dengan pihak berwajib jika dirasa ada komunitas (individu) diluar yang telah ada dan terdaftar di dewan pers daerah dan nasional”, kata Zakina.

    Dilanjutkannya, di hari jadi Pers Nasional yang ke-65 hendaknya para wartawan dapat menulis berita dalam bahasa-bahasa yang halus dan santun namun tetap mengena pada sasaran atau tujuan dimaksud. Banyak sekali wartawan yang pialang di negeri ini, bahkan mereka menjadi orang besar (pejabat negara) berawal dari profesi wartawan. Sebut saja Harmoko (mantan Menteri Penerangan di Era Suharto) misalnya. Lalu kita juga punya sosok Rosihan Anwar serta sederat nama besar lainnya yang amat mahir merangkai bahasa-bahasa sederhana dan tetap santun tapi langsung dapat dicerna dengan baik oleh masyarakat. Tidak seperti sekarang, banyak sekali oknum wartawan yang gemar dengan kata-kata berbau kekerasan, sadisme dan vulgar namun tak berisi. “Kita rindukan sosok seperti wartawan Indonesia senior itu dalam mengawal kebebasan pers di negara kita biar tidak kebablasan. Kita tahu pasti bahwa wartawan adalah sosok yang cerdas, tak heran bila Husni Mubarak Presiden Mesir yang kini bergejolak juga berasal dari kalangan wartawan, namun cerdas tak identik dengan kasar dan vulgar bukan?”, tandas Zakina.

    Pertemuan singkat dengan Kabag Humas diakhiri dengan sesi foto bersama yang dilakukan oleh fotografer Humas Belitung, Fradika Karila, S.Sos. Sedianya, hari ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan menghadiri peringatan Hari Pers Nasional 2011 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (9/2) pukul 09.00 WITA. Presiden akan memberi pidato di acara yang dihadiri tokoh pers dan media massa nasional. Presiden juga akan menyaksikan pemberian penghargaan-penghargaan bagi sejumlah jurnalis dan media massa.
   
Peringatan Hari Pers Nasional 2011 sudah berlangsung beberapa hari sebelumnya dengan diisi oleh kegiatan diskusi, seminar, dan lainnya. Dilansir dari Republika, Presiden sudah berada di Kupang sejak Selasa (8/2) untuk melaksanakan rangkaian kunjungan kerja hingga Jumat (11/2). Selama di Kupang, Presiden menginap di rumah dinas Gubernur NTT Frans Lebu Raya.
   
Salah satu penghargaan yang diberikan dalam Hari Pers ini adalah Anugerah Adinegoro yang menilai karya jurnalistik dalam enam kategori, yaitu jurnalistik tulis untuk karya jurnalistik berkedalaman, tajuk rencana, foto jurnalistik, karikatur opini, jurnalistik radio, dan jurnalistik televisi. Masing-masing untuk satu pemenang dengan hadiah masing-masing kategori Rp 50 juta.
   
Penghargaan khusus berupa jurnalistik inovasi untuk kategori siaran berita melalui media on line dan infotainment masing-masing untuk satu pemenang dengan hadiah Rp 10 juta. Kategori jurnalistik tulis terkumpul 188 karya, tajuk rencana 276 karya, karikatur 151, jurnalistik televisi 131 karya, jurnalistik, jurnalistik radio 16 karya, cyber journalism 15 karya dan infotainment cetak 80 karya. ****(Z)
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung