Senin, 14 Februari 2011 09:18

BUKU NGENJUNGAK REPUBLIK KELEKAK RESMI DILUNCURKAN

Tanjungpandan—Dinamika perubahan yang begitu cepat di era globalisasi ini sengaja maupun tidak sengaja, sadar maupun tidak sadar telah membawa kita semua pada tatanan yang berbeda dengan kondisi terdahulu. Sedikit demi sedikit, ada nilai-nilai filosofi budaya yang terlepas dari akarnya bahkan mungkin dilupakan. “Saya sangat mengapresiasi buku ini. Mudah-mudahan buku ngenjungak Republik Kelekak ini dapat menjadi dokumentasi penting dan bahan pembelajaran berharga untuk kita semua, utamanya bagi generasi peNerus dan kalangan pelajar, serta dapat menjadi inspirasi bagi orang Belitung,”ungkap Bupati Belitung dalam acara peluncuran Buku Ngenjungak Republik Kelekak karya Fitrorozi yang berlangsung pada Sabtu, 12 Februari 2011 di Gedung Serba Guna Pemkab Belitung.

Buku Ngenjungak Republik Kelekak ini berisikan kumpulan cerita pendek yang biasa terbit di Harian Pagi Pos Belitung setiap hari Minggu dalam rubrik Ngenjungak. Isinya memuat 84 cerpen yang dikelompokkan menjadi beberapa tema, diantaranya Mergigie, Ngenangkan Suke Idup De Kampong, Beguru kan Alam, Teraling dan masih banyak cerita unik lainnya.

Acara peluncuran buku ditandai dengan prosesi nyingkapkan langse (menyibakan tirai) yang dilakukan Bupati Belitung dan Fitrorozi. Selain itu acara ini juga diramaikan dengan prosesi pelantikan Menteri Republik Kelekak yang dilakukan oleh Ketua Lembaga Adat Belitong H Sjahroel Siman. Adapun para Menteri yang dilantik diantaranya, Kik Manggong (penjual kerajinan Belitong dengan bersepeda sejak puluhan tahun lalu) sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan, Jamaludin (petugas kebersihan) sebagai Menteri Kebersihan dan Keimanan, Zulfahmi (loper Koran Harian Pagi Pos Belitung) sebagai Menteri Muda perdagangan, Abak (pembuat kerajinan anyaman) sebagai Menteri Usaha Kecil Menengah dan almarhum Abdul Hadi (pencipta lagu-lagu Belitong) sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili istrinya pada acara pelantikan.

Seperti yang dilansir dari Harian Pos Belitung, edisi Minggu, 13 Februari 2011, dalam acara launching telah terjual sebanyak 100 buku yang telah laku, karena banyak diantara tamu yang memborong buku tersebut, diantaranya dari instansi Pendidikan. Buku ngenjungak Republik Kelekak ini dijual dengan harga Rp 50.000/eksemplar. Sebagian dari hasil penjualan pada hari pertama launching akan didonasikan kepada tokoh-tokoh inspiratif dalam buku tersebut, diantaranya para menteri yang dilantik saat launching berlangsung.

Turut hadir dalam acara peluncuran sekaligus bedah buku, Wakil Bupati Belitung H Sahani Saleh, S.sos, mantan Bupati Belitung Isyak Zainuddin, Sekda Kabupaten Belitung Drs Abdul Fatah, M.Si, para penulis Belitong serta undangan lainnya.
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung