Senin, 21 Februari 2011 09:50

PERTAMAX DIHARAPKAN MASUK BELITUNG

Tanjungpandan --- “Kita harus keluarkan bensin non bersubsidi Pertamax. Kenyataan sekarang orang-orang yang memiliki kendaraan bagus, mereka lebih memilih Pertamax mengurangi minimal 20 persen jumlah pengguna premium bersubsidi di Belitung” demikian yang dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung Rustam Efendi saat wawancaranya dengan Grup Bangka Pos, Rabu (16/2).

Dengan begitu untuk mengatasi kelangkaan BBM khususnya bensin, Pemkab Belitung disarankan memberdayakan BUMD Belitong Mandiri mengelola BBM non subsidi Pertamax di Belitung dengan maksud agar Pertamax dinilai bias menjadi salah satu solusi menstabilkan distribusi BBM tersebut.

Rustam menambahkan, “kelangkaan BBM yang terjadi di Belitung ini akan berdampak cukup besar terhadap Belitung sebagai destinasi pariwisata setelah Bali dan Lombok. Wisatawan yang datang ke Belitung akan merasa tidak nyaman karena BBM yang sangat terbatas. Selain itu akan berdampak lain juga terhadap barang-barang lainnya”.

Dalam kesempatan tersebut, Isyak Meirobie selaku Staf Khusus Gubernur Babel juga mengemukakan hal yang serupa. Menurutnya, Pemkab Belitung agar segera memberdayakan BUMD BM untuk membangun SPBU yang menjual bensin non bersubsidi Pertamax.

Begitupun dengan Ketua DPRD Belitung Andi Saparudin Lanna saat dikonfirmasi yang menyatakan kesetujuannya pada bensin non bersubsidi ini. “Golongan yang mampu bisa beli Pertamax, dan untuk golongan ekonominya menengah ke bawah bisa beli bensin bersubsidi. Ini merupakan salah satu solusi” ujar Andi.
Sumber: Pos Belitung