Rabu, 9 Maret 2011 09:56

WARGA TANJUNG BINGA DAPATKAN UANG GANTI “PARTISIPASI”

(TANJUNGPANDAN), Hari ini, Rabu, Tanggal 09 Maret 2011 warga Desa Tanjung Binga yang tanahnya terkena pelebaran jalan menuju kawasan wisata Tanjung Kelayang mendapat giliran pembayaran ganti rugi. Sebelumnya pemberian ganti rugi tanah juga telah diberikan kepada masyarakat Desa Batu Itam dan Desa Terong. Pemberian uang ganti rugi yang disampaikan secara langsung kepada warga dilakukan pada dua tahap waktu, yaitu Tahap Pertama, pagi hari pukul 09.00 WIB, dan Tahap Kedua, siang hari pukul 13.00 WIB.

Asisten I Bidang Pemerintahan, B. Maiya Hasibuan, SH sebelum memberikan secara simbolis uang ganti rugi tersebut kepada warga menyampaikan bahwa penyerahan ganti rugi tanah ini harus dipandang sebagai uang ganti “partisipasi” bukan semata-mata uang ganti rugi karena warga masyarakat Tanjung Binga telah berpartisipasi dalam mendukung kegiatan pemerintah dalam proses pembangunan pelebaran jalan. Dikatakannya bahwa pelebaran jalan ini dilakukan mengingat dalam tahun ini, tepatnya di bulan Oktober mendatang kembali akan digelar Sail Indonesia untuk yang kelima kalinya. Namun tahun ini namanya diubah menjadi Sail Wakatobi Belitong 2011 yang puncak acaranya akan dihadiri oleh Bapak Presiden, Soesilo Bambang Yudhoyono. “Malu kita kalo presiden datang, jalan agik sempit”, kata Maiya menegaskan.

Lebih lanjut, B. Maiya Hasibuan, SH juga menghimbau kepada masyarakat Tanjung Binga serta seluruh masyarakat Sijuk agar dapat menjaga kebersihan lingkungan, jalan-jalan, dan pekarangan rumah agar terlihat rapi, bersih, sejuk, indah serta sedap dipandang mata dalam menyambut kegiatan Sail Wakatobi – Belitung 2011 maupun pada hari-hari biasa. Saat ini, pemerintah daerah sedang gencar-gencarnya mempromosikan pariwisata dengan keindahan pantai di Belitung yang eksotik kepada dunia internasional. Karena itu, kewajiban kita semua untuk mendukung kegiatan tersebut. “Tentunya sebagai umat beragama kita tahu persis bahwa sesuatu yang wajib itu tidak boleh tidak harus dilakukan dengan sebaik-baiknya”, papar Maiya diakhir pengarahannya.

Pada kesempatan ini, Maya Hasibuan, SH didampingi oleh Kepala Badan Pertanahan Belitung Joko Budiyanto, SH menyampaikan secara langsung uang ganti partisipasi kepada tiga orang warga Desa Tanjung Binga, yaitu Suhardi. K, Suherman Saman dan Mimi Surya. Seluruhnya jumlah warga Tanjung Binga yang mendapat uang pergantian berjumlah 636 orang dengan luas total 38.622 meter persegi atau senilai Rp. 2.101.018.093,00 termasuk untuk bangunan dan tumbuh-tanam warga. Nilai ganti rugi “partisipasi” yang disepakati antara pemerintah dan warga sebesar Rp.30.000,00 per meter persegi bagi warga yang hanya memiliki SKT, serta Rp. 35.000,00 bagi yang telah memiliki sertifikat.  Nilai ganti rugi musyawarah ini sama dengan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat di Desa Terong, Desa Batu Itam dan juga Desa Keciput dengan terlebih dahulu melengkapi standar persyaratan yang telah ditentukan atau sesuai prosedur oleh pihak terkait agar efektif dan efisien pelaksanaanya serta tidak menimbulkan dampak negatif di kemudian hari.**** (Zakina).
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung