Senin, 28 Maret 2011 09:27

Reklamasi PT Timah Tak Kunjung Dilakukan

Tanjungpandan-- Pasalnya BUMN Pertambangan timah ini tidak melakukan reklamasi terhadap lahan eks tambangnya di wilayah Kab Belitung. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Kab.Belitung Taufik Rizani pada Harian Pagi Pos Belitung edisi Sabtu,26 Maret 2011.

"Nanti kita akan mengadakan tuntutan kepada PT Timah bahwa ini harus segera dilaksanakan," lanjut Taufik. Menurut Taufik,PT Timah juga belum melakukan reklamasi pada tahun 2006 seluas 300 hektar. Ini membuktikan PT Timah hanya mengambil untung dalam usaha pertambangan yang dilakukan. Tetapi tidak memikirkan hal lainnya berkaitan dengan kelangsungan kehidupan di bumi.

Wakil Komisi II DPRD Kab Belitung Junaidi M Tamim mengatakan, PT Timah selama ini hanya membicarakan mengenai produksi, namun reklamasi yang menjadi kewajiban setiap perusahaan penambang diabaikan. Selain itu PT Timah juga harus ikut serta dalam pemberdayaan masyarakat,khususnya para penambang yang mendapatkan Surat Perizinan Lokasi (SPL) dari PT Timah.

Junaidi juga meminta agar PT Timah secara berkala menyerahkan Rencana Kegiatan Anggaran Belanja (RKAB) kepada pemerintah. Junaidi berharap agar PT Timah tak mengeluarkan SPL atas lahan yang telah direklamasi. Sehingga lahan yang telah direklamasi tidak dirusak kembali. Bila dilokasi lahan yang telah direklamasi masih dilakukan penambangan, berarti SPL telah dikeluarkan PT Timah. Masyarakat tak berani menambang di kawasan penambangan PT Timah bila tidak mendapatkan izin.

Semenatara itu, Kepala Humas PT Timah M Wirsta Firdaus saat dikonfirmasi mengatakan, rencananya PT Timah akan mereklamasi lahan bekas tambang seluas 3000 hektar di Bangka dan Belitung tahun 2011 ini. Diakui Wirsta, memang selama ini reklamasi tidak dilakukan sekaligus. Reklamasi selalu dilakukan secara bertahap setiap tahunnya. Beberapa tempat memang belum dilakukan reklamasi dipastikan akan direklamasi,hanya saja dilakukan bertahap.
Sumber: Pos Belitung